Pilgub Kaltim 2018
Safaruddin: Saya yang Minta Rusmadi Maju
“Isu-isu kriminalisasi itu tidak benar. Ini adalah pasangan yang ideal. Perpaduan teknokrat dengan penegak hukum,” ucapnya.
Hal ini kemudian dibenarkan lagi oleh Rusmadi.
“Pak Safaruddin ini legowo orangnya. Ini harus diapresiasi. Bagi kami Cagub dan Cawagub itu jabatan, Yang kami depankan adalah amanah. Kami tidak berebutan, siapa Cagub dan Cawagub,” katanya.
Lebih lanjut, Rusmadi ikut menjelaskan kembali soal adanya pengunduran dirinya beberapa waktu lalu. .
“Dalam perjalanan, ada situasi yang memang, terkesan tangan Tuhan yang hadir. Tanggal 4 Januari sebenarnya saya resmi tak melanjutkan. Tetapi doa relawan, masyarakat meminta saya ikut maju, pada akhirnya membuat DPP PDIP dan Hanura akhirnya tugaskan saya maju ke Pilkada 2018,” ucapnya.
Kesan terlihat plin-plan juga ikut dijelaskan. Bahkan Safaruddin sendiri yang menjawab hal tersebut.
“Saya yang minta kepada Pak Rusmadi. Kalau Pak Rusmadi tak maju, saya yang mundur,” ucapnya.
Mundur Sebagai Sekda
Keputusan majunya Rusmadi di Pilkada 2018, otomatis membuat dirinya mundur dari jabatan Sekda yang saat ini dijabatnya.
Keputusan mundur ini, akan dilakukan per hari ini, melalui surat resmi kepada Gubernur Kaltim.
“Besok pada saat mendaftar, saya sudah akan mengundurkan diri. Surat pengunduran diri sudah siap. Surat pengunduran diri sebagai PNS,” ucapnya.
Terkait pengunduran dirinya tersebut, membuat dirinya harus beberapa kali meminta izin kepada Gubernur, baik secara informal maupun non formal kepada Awang.
Pasalnya, Awang sempat menyatakan bahwa dirinya belum menerima pengunduran diri Rusmadi tersebut.
“Sejak saya mendaftarkan diri, kawan-kawan kan tahu, itu dokongan dari masyarakat, dan yang kencang mendorong juga adalah Pak Gubernur," ujarnya.
Baca juga:
Pasien Difteri Kian Bertambah, RSUD Mulai Kewalahan Siapkan Ruangan Isolasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rusmadi-tengah_20180109_232204.jpg)