Sabtu, 9 Mei 2026

Salju Tebal Tiba-tiba turun di Gurun Sahara, Pertanda Apa?

Fenomena ini tentu menimbulkan tanya bagi banyak orang, bagaimana bisa wilayah terpanas di dunia tertutup salju yang identik dengan dingin.

Tayang:
twitter
Salju turun di Gurun Sahara 

TRIBUNKALTIM.CO - Gurun Sahara merupakan salah satu tempat terpanas di dunia.

Bisa dikatakan hampir tidak mungkin ada salju di Sahara.

Namun, fenomena unik nan langka itu terjadi pada Minggu (7/01/2018), Sahara diselimuti salju setebal 40 sentimeter.

Fenomena ini tentu menimbulkan tanya bagi banyak orang, bagaimana bisa wilayah terpanas di dunia tertutup salju yang identik dengan dingin.

Baca: Mau Ada Rencana Nikah? Pasangan Indonesia Rela Habiskan Uang Rp 40 Juta Untuk Pesta Pernikahan

Apalagi, bukit pasir merah tersebut diselimuti salju bertepatan dengan cuaca ekstrem di belahan dunia lain.

Lalu apa yang menyebabkan Sahara tertutup salju?

Ternyata peristiwa langka ini disebabkan oleh tekanan tinggi di Eropa.

Baca: Jadi Pendakwah, Penampilan Limbad Kini Berubah Drastis, Lihat Foto-fotonya

Tekanan tinggi tersebut menyebabkan udara dingin bergerak dari Afrika Utara ke Gurun Sahara.

Dilansir dari Forbes, Senin (8/01/2018), massa udara dingin tersebut kemudian naik 3.280 kaki ke ketinggian Ain Sefra, sebuah kota yang dikelilingi oleh Pegunungan Atlas dan mulai bersalju pada Minggu pagi.

Ain Sefra dikenal sebagai "pintu gerbang ke padang pasir" yang memiliki suhu rata-rata 37,6 derajat celsius selama Juli.

Hal itu membuat penduduknya lebih terbiasa dengan panas ekstrem dibanding salju.

Salju yang turun di Sahara ini tidak bertahan lama karena menjelang sore suhu naik 5 derajat celsius.

Sebenarnya, peristiwa Sahara ditutupi salju bukan sekali ini terjadi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved