Semburan Gas
Sumur Bekas Galian Air Kembali Menyembur Diduga Mengandung Gas Berbahaya
Semburan ini merupakan semburan kedua, setelah sumur bekas galian air proyek menyembur pada Kamis (14/12/2017) lalu.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Untuk kesekian kalinya, air bercampur lumpur dan zat berbahaya lainnya kembali menyembur di sumur bekas lokasi kebakaran, tepat di belakang proyek Apartemen D'Bandara, jalan Marsa R Iswahyudi, Balikpapan Selatan.
Semburan ini merupakan semburan kedua, setelah sumur bekas galian air proyek menyembur pada Kamis (14/12/2017) lalu.
Mendapati laporan dari warga RT 10, di sekitar lokasi semburan, tim Basarnas Kelas A Balikpapan (Kaltimra) menuju sumur, menyembur Sabtu (13/1) sekitar 16.10 Wita.
Baca: TK2D di Kutim Mencapai 9.000 orang
"Semburan diperkirakan mencapai kurang lebih 10 meter, berupa air, lumpur dan mengeluarkan bau,"ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kelas A Balikpapan (Kaltimra).
Tak berselang lama, tim dari Pertamina melakukan pengecekan kandungan dalam semburan itu. Hasilnya terdapat berbagai kandungan gas didalamnya, seperti : LeL = 0,46, H2S = 0 dan 02 = 20 di ketinggian 0,5 meter.
Sedangkan pada ketinggian 10 meter didapati hasil kandungan gas LeL = 0.17, H2S = 0 dan O2 = 20.9.
Baca: Penyediaan Fasiltas dan Perangkat Pendukung Tes CPNS Butuh Dana Besar
"Alarm menyala merah, kemungkinan besar (mengandung gas) metan, mudah terbakar,"ujar Octavianto.
Lanjut Octa, sapaan akrabnya, warga di radius 50 meter dari lokasi semburan dilarang mendekat dan diamankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Hingga saat ini, tim Kantor Pencarian & Pertolongan Kelas A Balikpapan, Polsek Selatan, Koramil, Warga, BPBD, Security Aprteman dan Pertamina terus berjaga dan berusaha menjinakkan semburan.
Baca: Tinjau Ulang Peredaran Obat Batuk Sachet
"Sampai detik ini masih menyembur,"kata Octavianto dihubungi Tribunkaltim.co Minggu (14/1) sekitar pukul 19.45 Wita.
Saat semburan pertama di lokasi yang sama pertengahan Desember 2017 lalu, Edy Faisal, Ketua RT 10 di dekat lokasi semburan menduga, semburan muncul saat petugas proyek apartemen yang sehari sebelum kejadian berusaha membersihkan sumur.
"Ini penyebabnya kemarin, alasannya pembersihan dia punya lumpur dan masukan Chassing untuk safety. Tapi jadi begini (sumur menyembur),"ungkapnya kala itu.
Sebagai info di dekat lokasi semburan terdapat 4-5 sumur air serupa dengan berbagai kedalaman. Bahkan, pada kebakaran mess karyawan Desember lalu, satu sumur bocor dan mengeluarkan semburan api. (m02)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/semburan_20180114_225121.jpg)