Difteri Sudah Masuk Mapolresta Samarinda, Satu Tahanan yang Positif Langsung Dilarikan ke RS
Pemkot Samarinda telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri, sejak Senin (15/1/2018) kemarin.
Penulis: Christoper Desmawangga |
Tiga Kapal Patroli AL Awasi Perairan Kutim, Tangkal Kriminalitas di Laut
Kemenkes Distribusikan Vaksin Difteri di Kota Minyak Pekan Depan
Jualan Aksesoris Handphone, Penyandang Disabilitas Ini Jadi Lulusan Mini University Bank Indonesia
Kendati demikian, pihaknya rutin melakukan pengecekan kesehatan kepada anggota kepolisian, guna mengetahui kondisi kesehatan anggotanya, termasuk tahanan.
Bahkan, guna antisipasi awal tertular difteri, dirinya meminta kepada seluruh anggota untuk menggunakan masker jika beraktivitas, terutama yang langsung berhadapan dengan masyarakat, maupun sesama anggota.
Dan untuk diketahui, Pemkot Samarinda telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri, sejak Senin (15/1/2018) kemarin.
Aktivitas vaksinasi pun telah dilakukan di sejumlah puskesmas maupun pusat kesehatan lainya, termasuk di kantor kelurahan.
Bahkan, hingga Senin (15/1/2018) kemarin telah terdapat 25 warga yang dirawat di RSUD AW Syahranie, dengan 13 warga suspect, dan 12 warga terkonfirmasi positif difteri melalui pemeriksaan mikroskopik. (*)