Kisah Tragis Ibu yang Ajak Tiga Anaknya Tenggak Racun, Terungkap Alasannya . . .
Namun sayang, terkadang lantaran beban hidup yang berat membuat seorang ibu bisa gelap mata.
TRIBUNKALTIM.CO - Menjadi seorang ibu memang memerlukan perjuangan dan kesabaran tersendiri.
Terlebih jika ibu tersebut telah memiliki tiga orang anak.
Tentu kesabaran dan perjuangan ekstra dibutuhkan.
Namun sayang, terkadang lantaran beban hidup yang berat membuat seorang ibu bisa gelap mata.
Bahkan melakukan hal-hal yang bisa membawa duka tersendiri.
Baca juga:
Fredrich Yunadi Klaim Didukung Puluhan Ribu Advokat, Begini Tanggapan Ketua Peradi Semarang
Tundukkan Tim Langganan Piala Dunia, IG Asosiasi Sepak Bola Malaysia Dihampiri Netizen Indonesia
Pemain yang Baru Didatangkan Senilai Rp 1,7 Triliun Kembali Cedera, Begini Reaksi Pelatih Barcelona
Geger, Warga Kampung Satu Tarakan Temukan Bom
Yuk, Intip Sederet Fasilitas Google di Kantor Zurich untuk Para Stafnya
Sebuah kisah tragis terjadi di Jombang, seorang ibu nekat mengajak tiga orang anaknya untuk bunuh diri.
Kejadian ini terjadi pada Senin malam (15/1/2018).
Ialah Evy Suliastin Agustin (26), warga Dusun Sambilanang, Desa Karobelah, Mojoagung, Jombang.
Istri kedua dari Fakihudin atau Gus Din mengajak para buah hatinya untuk bunuh diri.
Ketiga anak itu adalah SA (7), BV (4) dan UF (4 bulan).
Evy dan ketiga anaknya ditemukan tergeletak di kamar mandi.
Meski tiga anaknya tewas, Evy masih ditemukan bernafas meski kondisinya kritis.
Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto, menjelaskan, dalam pemeriksaan, Evy mengaku membawa anaknya ke kamar mandi sekitar pukul 21.00 WIB.
Selanjutnya, pelaku memasukkan anaknya yang ketiga atau paling kecil ke dalam bak kamar mandi.
Hal ini cocok dengan hasil otopsi dari tim medis yang tidak menemukan racun serangga di tubuh korban.
Namun yang ditemukan hanya air.
Dan hasil di penyelidikan, polisi menemukan hanya anak korban paling kecil yang tidak berbusa mulutnya.
Setelah itu, anak yang pertama dan kedua dicekoki racun serangga secara bergantian.
Setelah ketiganya tewas, Evy ikut meminum racun serangga yang sudah disiapkan.
“Setelah melihat kronologi dan keterangan saksi-saksi maka ibu E (Evy) kita kenakan pasal pembunuhan,” jelas Kapolres Agung Marlianto kepada SURYA.co.id, Rabu (17/1/2018).
Agung menambahkan, motif perbuatan ini karena pelaku kecewa terhadap suaminya, Fakihudin, yang cemburuan.
Bahkan sang suami mencurigai anak kedua dari Evy bukan darah dagingnya.
Baca juga:
VIDEO - Lengser dari Jabatan Panglima TNI, Jenderal Gatot Pilih Tekuni Bisnis Ini
Idol K-Pop Ini Jadi Tersangka karena Masuk Universitas Lewat Jalur Belakang?
Begini Cara Pasutri Selundupkan Sabu Tarakan Berkilo-kilo ke Balikpapan, Keuntungannya Miliaran!
Anggaran Terbatas dan Tahanan Membludak, Kanwil Kemenkumham Belum Laksanakan Vaksinasi Difteri
VIDEO - Kesehatan 3 Bakal Paslon telah Memenuhi Syarat, tapi Ini Hal Lain yang Masih Harus Dipenuhi
“Itu hasil penyidikan sementara. Masih kami kembangkan terus,” pungkasnya.
Fakta lain menyebukan kalau Evi tidak kuat lantaran telah berpisah dengan sang suami dan tidak dinafkahi.
“Ini dugaan sementara. Ya ada permasalahan asmara. Karena selama tiga tahun terakhir, Evy tidak serumah dengan suaminya dan tidak dinafkahi,” jelas Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto, Selasa (16/1/2018).
Sebelumnya, Gus Din dan Evy serta anak-anaknya tinggal di Surabaya karena sang suami punya pesantren.
Namun, sejak beberapa tahun terakhir pulang dan tinggal bersama ibundanya di Dusun Sambilanang, Karobelah, Mojoagung. (TribunStyle.com/ Tri Roessita Intan Pertiwi)