Jumat, 10 April 2026

Sekali dalam Sebulan Pegawai Pemkot Wajib Pakai Baju Pramuka

Menurut Jaang, manfaat dari Gerakan Pramuka sebagai benteng para generasi muda dan juga untuk menjaga persatuan dan kesatuan RI.

Penulis: Doan E Pardede | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTIM/DOAN PARDEDE
BAJU PRAMUKA - Walikota Samarinda Syaharie Jaang melayani sejumlah peserta yang ingin foto bersama usai acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Majelis Pembimbing Cabang, Pengurus Kwartir Cabang dan Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Samarinda di rumah jabatan Walikota Samarinda, Jalan S Parman, pekan lalu. 

SAMARINDA, TRIBUN - Baru-baru ini, tepatnya ketika menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Majelis Pembimbing Cabang, Pengurus Kwartir Cabang dan Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Samarinda di rumah jabatan Walikota Samarinda, Jalan S Parman, pekan lalu, Walikota Samarinda, Syaharie Jaang mengeluarkan kebijakan baru.

Sekali sebulan, seluruh pegawai yang tersebar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkot Samarinda wajib mengenakan seragam Pramuka. Menurut Jaang, manfaat dari Gerakan Pramuka sebagai benteng para generasi muda dan juga pentingnya untuk menjaga persatuan dan kesatuan RI yang Berbhineka Tunggal Ika, sangat besar.

Dalam kesempatan tersebut, Syaharie Jaang juga dilantik menjadi Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kota Samarinda. "Pak Sekda (Sugeng Chairuddin), tolong buat edarannya. Minimal sebulan sekali OPD-OPD di lingkungan pemkot, pegawainya memakai baju Pramuka," kata Jaang.

Menurutnya, gerakan pramuka adalah organisasi yang terkonsep dengan baik, memberikan manfaat menyeluruh dan vital sesuai fungsi dari kepramukaan yang bermanfaat bagi anak anak sekolah, anggota dewasa pramuka dan bagi Negara.

"Tidak usah diragukan lagi peran pramuka saat ini benar benar menjadi kebutuhan Negara dan benteng bagi anak anak kita, baik dari narkoba, perpecahan maupun kenakalan remaja lainnya. Karena juga sebagai pembentukan karakter," kata Jaang.

Jaang menuturkan, saat ini sedang ramai dibicarakan perihal bagaimana menyongsong 1 abad Indonesia merdeka. Menurutnya, yang penting dilakukan adalah bagaimana menyiapkan generasi tangguh, tidak cengeng, tidak manja, berlandaskan agama dan sehat.

Selain itu, Jaang juga berharap anak anak sekolah maupun anggota pramuka bukan hanya memakai baju pramuka, tapi berjiwa dan berprilaku pramuka dan selalu mengingat Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. "Kita siapkan generasi yang produktif, tahan banting, tapi malah jadi perorong Negara dan pemecah persatuan. Disinilah kita harapkan peranan gerakan pramuka," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramukan Kaltim Hatta Zainal menyambut baik instruksi walikota terkait pemakaian seragam pramuka bagi seluruh pegawai di OPD yang ada di lingkungan Pemkot Samarinda. Bahkan menurutnya, kebijakan seperti ini sangat cocok diterapkan dalam lingkungan yang lebih luas, yakni di seluruh Provinsi Kaltim. "Ini gebrakan luar biasa yang patut dicontoh. Saran saya, bisa dipakai setiap tanggal 14, tanggal lahirnya Pramuka," ujarnya. (dep)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved