Parenting
Pro-Kontra Disiplinkan Anak dengan Memukul, Boleh atau Tidak?
Banyak pakar psikologi menyarankan agar tidak menggunakan hukuman fisik saat mendisiplinkan anak.
Untuk mengetahui bagaimana efek jangka panjangnya pada anak, Grogan-Kaylor dan timnya menganalisa beberapa penelitian mengenai hukuman fisik pada anak yang dilakukan dalam 50 tahun terakhir dan melibatkan lebih dari 160.000 anak.
"Dari beberapa desain studi, negara, dan kelompok usia, memukul anak terkait dengan efek negatif pada anak," katanya.
Sementara studi lain yang dilakukan oleh Robert Larzelere dari Oklahoma State University, menemukan hasil sedikit berbeda.
Menurut Larzelere, jika hukuman fisik diterapkan bukan sebagai metode tunggal, namun sebagai "cadangan" jika metode pendisiplinan lain tidak berjalan, maka efeknya tidak akan terlalu buruk pada anak.
"Jika digunakan sebagai cadangan, anak akan belajar untuk bekerja sama dengan taktik disiplin yang sifatnya moderat," katanya.
Ia menambahkan, hukuman fisik akan memiliki efek negatif pada mental anak jika digunakan terlalu sering, menggunakan instrumen, atau menampar wajah anak.
Baca: Dokter Spesialis Ortopedi RSUD PPU Mundur, Pasien Terpaksa Dirujuk ke Balikpapan
"Kita harus menemukan keseimbangan. Anak-anak butuh cinta dan pola asuh positif, tetapi terkadang mereka butuh belajar mempertanggung jawabkan perbuatannya, terutama jika anak adalah pemberontak atau suka melawan," kata Larzelere.
Kendati begitu, mayoritas dokter anak dan psikolog tetap menyarankan agar hukuman fisik dihindari.
Ada banyak bentuk hukuman lain untuk mendisiplinkan anak. Misalnya saja mengambil mainan, hak menonton televisi atau main gawai.
"Sebelum mencari bentuk hukuman, orangtua harus menciptakan cara yang hangat, mendukung emosinya dan menunjukkan cinta pada anak-anaknya," kata Grogan-Kaylor.
Baca: Ganti Pucuk Pimpinan, Ini Nama Kepala BPK Kaltim Sekarang
Anak-anak harus memahami bahwa orangtuanya mencintainya, peduli pada pendapatnya, dan mau mendengarkannya.
"Jika pendisiplinan dibutuhkan, ambil fasilitas atau hak istimewanya sesuai perkembangan usianya, cara ini lebih efektif," katanya. (Kompas.com/Lusia Kus Anna)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sudah Bukan Zamannya Mendisiplinkan Anak dengan Memukul", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/03/15/072700220/sudah-bukan-zamannya-mendisiplinkan-anak-dengan-memukul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ibu-anak_20170326_083324.jpg)