Bahaya, Penelitian Terbaru Ungkap Mainan Bebek Karet Ternyata Tempat Bersarang Bakteri Jahat
Bebek karet lucu yang biasanya menjadi teman bermain anak ketika mandi ini ternyata menyimpan fakta mengerikan.
TRIBUNKALTIM.CO - Mainan bebek karet berwarna kuning memang sudah menjadi mainan yang gampang dijumpai.
Namun, tahukah Anda bebek karet lucu yang biasanya menjadi teman bermain anak ketika mandi ini ternyata menyimpan fakta mengerikan.
Seperti dilansir dari laman Time, bebek karet ini ternyata menjadi 'Surga' atau tempat bakteri jahat bersarang.
Baca: Benarkah Pintu di Lawang Sewu Jumlahnya Ada Seribu?
Sebuah penelitian dalam jurnal Biofilms and Microbiomes yang dilakukan para ilmuwan Amerika dan Swiss menemukan bahwa di dalam bebek karet tersebut terdapat banyak mikroba.
Bakteri jahat tersebut menyebabkan infeksi pada anak.
Dalam penelitian itu para ilmuwan membelah isi bebek karet, dan menemukan cairan yang terinfeksi bakteri patogen potensial.
Bkateri tersebut termasuk Legionella dan Pseudomonas aeruginosa, jenis bakteri yang sering ditemukan pada infeks pasien di rumah sakit.
Sejumlah bakteri memang ada yang dapat memperkuat sistem kekebalan pada anak-anak.
Namuun, jenis bakteri yang ditemukan di dalam mainan karet ini justru dapat menyebabkan infeksi pada bagian mata, telinga dan usus.
Seperti yang kita ketahui, mainan karet yang bisa mengambang di permukaan air itu memiliki lubang di bagian bawahnya.
Biasanya anak-anak suka menyemprotkan air dari bebek tersebut satu sama lainnya, yang mana justru membuat mereka rentan terhadap bakteri.
Baca: Terungkap, Ternyata Ini Asal-Usul dari Nama Mahfud MD
Mainan-mainan mengambang itu sering memiliki lubang di dalamnya dan anak-anak suka menyemprotkan air dari mereka satu sama lain, yang dapat membuat mereka rentan terhadap bakteri.
Para peneliti dari Institut Sains dan Teknologi Perairan Swiss, ETH Zurich dan Universitas Illinois juga telah menguji 19 mainan karet yang berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mainan-bebek-karet_20180330_150912.jpg)