Hanya Muncul 150 Tahun Sekali, Tanaman yang Dikenal dengan Bunga Alien Ini Ada di Kalimantan
Pasti langsung terbayang warna-warninya yang cantik dan baunya yang harum. Namun semua kriteria itu tak ada sama sekali pada bunga yang satu ini.
TRIBUNKALTIM.CO - Apa yang terlintas di pikiranmu ketika menyebut tentang bunga?
Pasti langsung terbayang warna-warninya yang cantik dan baunya yang harum.
Namun semua kriteria itu tak ada sama sekali pada bunga yang satu ini.
Penampilannya cukup aneh.
Bahkan jika dilihat lebih dekat mirip seperti makhluk alien.
Meski aneh, namun siapa yang dapat menyangka jika bunga ini hanya bisa dilihat setiap 150 tahun sekali.
Baca: Gelar Teknologi Tepat Guna dan 2 Event Pemberdayaan Masyarakat Bakal Digelar di Kabupaten Ini
Dilansir TribunTravel.com dari laman curiosity.com, pada 1866, Odoardo Beccari menjadi orang pertama yang menemukan neptunis Thisma .
Dan selama lebih dari 150 tahun, bunga ini tak pernah ditemukan lagi.
Namun pada 2017, sebuah tim peneliti dari Republik Ceko membuat sejarah ketika mereka menemukan mekar kecil yang aneh menyembul keluar dari lumpur dekat sungai di Kalimantan.
Bunganya tampak baru saja tumbuh di sana.
Baca: 7 Manfaat Konsumsi Alpukat, dari Menurunkan Kolestrol hingga Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Disebut lentera peri, mekar bunga ini tampak aneh.
Secara kasat mata cukup sulit untuk melihatnya karena tinggi bunga hanya mencapai 3,5 inci (9 cm).
Bunga aneh yang tampak seperti daging ini memiliki tiga spindel vertikal yang disusun hampir seperti antena.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bunga-lentera-peri_20180331_134827.jpg)