Rabu, 15 April 2026

Ruang ICU RSUD Ratu Aji Putri Botung Diresmikan, tak Semua Pasien Kritis Bisa Masuk

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar meresmikan ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung

Penulis: Samir | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim/Samir
Bupati Yusran Aspar saat berfoto di dalam ruangan ICU RSUD Ratu Aji Putri Botung 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar meresmikan ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung, Rabu (25/4/2018).

Sebelumnya juga meresmikan dua unit ambulans khusus yang akan menjemput pasien gawat darurat serta pasien khusus. Bukan hanya itu, juga dilakukan penandatanganan prasasti nama RSUD Ratu Aji Putri Botung.

Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung, Jansje Grace Makisurat menjelaskan, sebelum mengoperasikan ruangan ICU ini telah memberikan pelatihan kepada sejumlah perawat dan bidan.

Baca: Kepala BNNK Samarinda Sebut Jalur Perdagangan Rempah Dahulu Berubah Jadi Jalur Peredaran Narkoba

Bukan hanya itu, peralatan yang dimiliki ruangan ini sudah hampur 100 persen. Namun demikian, tidak semua pasien kritis dimasukkan di ruangan ini karena ada beberapa syarat.

Namun yang menjadi kendala saat ini adalah penyediaan listrik PLN yang belum maksimal. Pihaknya sudah meminta agar dilakukan penambahan KWh sesuai dengan kebutuhan rumah sakit ini.

"Selama ini kami sudah dibantu genset dua unit, tapi tidak maksimal karena kami butuh pasokan listrik dari PLN," jelasnya.

Ia mengaku untuk saat ini kepala ruangan ICU masih mendatangkan dokter spesialis dari Rumah Sakit Sebaya, Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Namun demikiamn, ia mengatakan ruang ini sudah bisa segera dioperasikan karena fasilitas penunjang sudah lengkap.

Baca: Tanggapan Ustaz Abdul Somad Saat Ditanya Komentar Amien Rais Soal Partai Allah dan Partai Setan

Bupati Yusran Aspar mengaku sangat bersyukur karena diakhir masa jabatannya sejumlah fasilitas di RSUD PPU ini bisa dilengkapi.

Namun demikian, ia berharap rumah sakit ini nanti bisa menjadi tipe B, namun harus dilengkapi 200 tempat tidur.

"Makanya saya harapkan rumah sakit ini harus prioritas untuk dilengkapi kebutuhannya," ucapnya.

Meski masih ada kekurangan namun ia berharap masyarakat bersyukur dengan apa yang sudah diberikan rumah sakit ini.

Mengenai keluhan karena masih kurangnya pasokan listrik PLN, Yusran mengaku sudah membicarakan dengan pihak PLN dan akan segera ditangani.

Baca: 8 Artis yang Pernah Mencoba Bunuh Diri, Nomor 8 Ngga Nyangka Banget

Yusran mengaku selama ini Pemkab PPU telah memperhatikan kesehatan bagi masyarakat termasuk dengan kesehatan gratis. Ia menjelaskan, untuk saat ini telah memberikan PBI APBD bagi warga yang kurang mampu, dimana iuran mereka akan ditanggung melalui dana APBD. 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved