Rabu, 27 Mei 2026

Dijemput Polisi Malam-malam

Lama tak terdengar, kabar mengejutkan seputar permasalahan antara Vivi dan kedua orangtua angkatnya kembali santer.

Tayang:
Editor: Tohir
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Masih ingat dengan Vivi? Gadis tuna netra yang namanya sempat mencuat di media, akhir November 2010 lalu karena kasus dugaan penganiayaan oleh orangtua angkatnya, Sat dan Mar. Kasus tersebut kini tengah ditangani pihak Polres Kota Balikpapan.

Lama tak terdengar, kabar mengejutkan seputar permasalahan antara Vivi dan kedua orangtua angkatnya kembali santer. Bahkan, kedua orangtua angkat Vivi itu, sempat berada di Polres Balikpapan semalaman, sejak Selasa (18/1) sekitar pukul 23.00 Wita.

Keduanya mengaku sedang menjalani pemeriksaan oleh aparat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) atas dugaan kasus pencabulan dengan korban Vivi. "Saya dan ibunya (Mar) dijemput polisi malam-malam. Sekitar pukul 23.00-an. Langsung dibawa ke sini (Polres). Kami diperiksa sampai sekarang ini belum ada pulang. Di kertasnya tertulis pencabulan. Saya  tidak pernah melakukan itu. Nggak tahu lah, apa lagi yang mau Vivi perbuat pada kami," ujar Sat didampingi Penasihat Hukumnya, Ignatia Kasiartati SH saat ditemui Tribun di depan ruang fotokopi Polres Balikpapan, Rabu (19/1).

Ignatia Kasiartati atau biasa disapa Tati mengatakan akan membantu kliennya keluar dari masalah tersebut, semampu mungkin. "Kami baru mempelajari. Sebagai penasihat hukumnya, saya juga tidak tahu pemeriksaan klien saya ini atas kasus apa. Laporan siapa. Kalau memang dituduh mencabuli anak angkatnya, siapa saksinya. Kami tidak diberitahu soal itu semua. Tahu- tahu, menurut klien saya, dia dijemput polisi malam-malam dan langsung diperiksa sebagai tersangka, sampai pagi ini belum selesai juga," ujar Tati.

Hal senada juga diungkapkan Mar. Ia mengaku kaget tiba-tiba diperiksa sebagai tersangka dengan korban Vivi. "Kita ini ndak tahu kasus apa. Saya ditanya apa pernah terima imbalan uang dengan menyuruh dia (Vivi) nyanyi. Ada juga menyebutkan beberapa nama laki-laki yang pernah ke rumah. Tapi mereka itu tidur dengan Bapaknya. Tidak pernah ganggu Vivi," ungkap Mar.
Marlina juga mengaku yakin sekali suaminya tidak mungkin berbuat macam-macam terhadap Vivi. "Bapaknya itu sayang sekali kok sama Vivi. Sayang sebagai anak. Saya tahu itu," ujar Marlina.

Kapolres Balikpapan AKBP A Rafik yang dihubungi Tribun, membenarkan soal pemeriksaan Sat dan Ma oleh aparat Unit PPA Satreskrim Polres Balikpapan. "Benar. Kami memeriksa keduanya terkait UU Perlindungan Anak, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan penganiayaan. Kalau soal pencabulan, masih kami dalami lagi," ujar Rafik.

Orang nomor satu di Polres Balikpapan ini pun masih enggan membuka seputar kasus yang membelit orangtua angkat Vivi. Seperti siapa yang melaporkan keduanya maupun saksi atas laporan yang dituduhkan tersebut. "Masih kami dalami. Itu saja," katanya.(sar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved