Edisi Cetak Tribun Kaltim
Gandeng Travel Resmi, ATM Janji Berangkatkan Umrah saat Ramadhan, Segini Biaya Tambahannya!
Para jemaah yang gagal berangkat umrah mengikuti mediasi dengan pihak ATM yang difasilitasi aparat kepolisian.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani |
"Yang belum bisa, nggak punya uang nambah jadi Rp 20.500.000, namun punya keinginan dan hajat beaar berangkat pada bulan ramadhan, segera konsultasi ke kami," ujarnya.
Baca: Ingin Banget Punya Anak? Lakukan 3 Tips Bercinta Ini agar Cepat Hamil!
Sementara itu, sebagian besar jemaah yang gagal umrah masih mempertanyakan kejelasan pengembalian uang yang dijanjikan PT Arafah Tamasya Mulia (ATM).
Beberapa pertanyaan dilontarkan ke Dirut PT ATM, Hamzah Husain.
Sebelumnya ATM berjanji di hadapan ratusan calon jamaah umrah akan mengembalikan dana yang telah disetornya sampai batas waktu 30 hari sejak 5 April lalu, artinya pengembalian pada Sabtu (5/5) kemarin.
Saat itu Hamzah membawa sertifikat tanahnya sebagai jaminan apabila dirinya tidak sanggup melunasi piutangnya kepada jemaah.
Alhasil jemaah pun menerima tawaran tersebut lalu kemudian mengisi formulir pengembalian dana di kantor ATM yang berada di kawasan Jalan Mayjen Sutoyo, Gunung Malang.
Sabtu (5/5/2018) banyak jemaah yang mempertanyakan refund yang dijanjikan.
"Kok, dari penjelasan Pak Dirut tak menyinggung masalah refund? Kami sudah tak berkeinginan berangkat menggunakan jasa ATM. Kami sudah mendaftar ke travel lain," ujar salah seorang jemaah.
Baca: Selisih 1 Gol dari Crystal Palace, Stoke City Bakal Turun Kasta
Selain itu, marketing perwakilan wilayah ATM pun angkat bicara. Di hadapan ratusan jemaah yang berkumpul, perempuan berhijab merah tersebut menagih janji ATM untuk mengembalikan dana jemaah yang sudah disetor, namun gagal berangkat.
"5 Oktober refund janjinya. Saya mau dibayar sesuai komitmen Bapak," serunya.
Bahkan marketing ATM yang mewakili jemaahnya yang gagal berangkat, membeberkan bahwa dirinya telah menjaminkam rumah bila refund tak dilakukan.
Menanggapi hal itu, Hamzah Husein meminta jamaah yang tetap meminta refund agar berkoordinasi dengan kantor cabang perwakilan wilayah.
"Kami koordinasi dengan perwakilan jamaah di wilayah. Segera mungkin jemaah koordinasi dengan marketing tempat mendaftar," imbau Hamzah.