Uber Siapkan Taksi Terbang di Dallas, Dubai dan Los Angeles 2020
Uber melangkah makju dengan menyiapkan transportasi masa depan berupa taksi udara. tanpa pilot untuk jasa layanan tahun 2020.
PERUSAHAAN transportasi berbasis aplikasi, Uber sudah mengajukan izin kepada pemerintah AS, atas rencana ke depan dengan menyiapkan taksi udara berupa mobil terbang dalam waktu dua tahun.
Raksasa teknologi ini menghadap pejabat pemerintah minggu ini termasuk kepala transportasi pemerintahan Donald Trump, dan kepala pengawas wilayah udara Amerika, pada pertemuan puncak di Los Angeles, di mana ia berharap perusahaan ini bakal tampil sebagai pemimpin transportasi penerbangan perkotaan.
Uber telah menyewa sejumlah ahli senior NASA dan kedirgantaraan tahun lalu, seperti disampaikan oleh CEO Dara Khosrowshahi bahwa persuahaannya sedang menyiapan robot sarana transportasi udara mengangkut penumpang di seluruh kota.
Perusahaan itu mengklaim bahwa layanan ini akan lebih murah dan lebih cepat daripada mnggunakan taksi di darat, yang selama ini menjadi tulang punggung transportasi perkotaan.
Uber sebelumnya mengatakan bahwa mereka ingin meluncurkan layanan taksi terbang pertamanya di Dallas, Dubai, dan Los Angeles pada tahun 2020.
Pasar uji tersebut akan menginformasikan rencana perusahaan dan memungkinkannya untuk melakukan tweak sebelum meluncurkan Uber Air di lebih banyak tempat di tahun-tahun yang akan datang.
Selain tim NASA, Uber juga menjajaki kerja sama dengan Airbus untuk menyiapkan trans[ortasi masa depan ini, untuk mewujudkan sains-fiksi menjadi sebuah fakta sains, berkat penerbangan raksasa Airbus.
Perusahaan telah membual bahwa itu memiliki bahan dan teknologi yang dibutuhkan untuk kendaraan futuristik sejak 2016.
Dan, pada akhir Januari itu mendukung pembicaraan dengan melakukan uji terbang pertama yang berhasil dari taksi udara otonom, dijuluki "Alpha One."
Tapi, melihat adalah percaya - untungnya bagi kami, itu merekam semuanya.
Oke, jadi drone seperti Alpha One tetap di udara hanya selama 53 detik, dan terbang ke ketinggian lima meter (16 kaki), sebelum mendarat.
Meskipun demikian, itu tampak luar biasa. Dan, yang paling mengesankan dari semuanya, pesawat melakukan semuanya tanpa membutuhkan pilot manusia.
Kini perusahaan Airbus un sudah mulai produksi taksi udara Alpha One untuk memasok Uber dalam menyiapkan alat transportasi modernya.
Pesawat ini dalam uji coba adalah versi konsep yang lebarnya 20,3 kaki, panjang 18,7 kaki, 9,2 meter, dan berat 1.642 pound. Airbus berencana untuk memiliki versi siap produksi pada tahun 2020.
Tujuan utamanya adalah memiliki armada taksi tanpa pengemudi yang dapat terbang hingga empat penumpang dari atap ke atap di kota-kota di mana kemacetan lalu lintas menjadi masalah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ini-konsep-taksi-terbang-uber_20180506_183558.jpg)