Kamis, 9 April 2026

Ngeri. . . Parang Menancap di Kepala, Pria Ini Masih Bisa Berjalan ke Rumah Sakit

Termasuk kejadian yang tampak sangat berbahaya tapi orang yang mengalaminya masih bisa bertahan hidup.

daily mail
Parang menancap di kepala. 

TRIBUNKALTIM.CO -- Kalau Tuhan sudah menghendaki, apapun bisa terjadi.

Termasuk kejadian yang tampak sangat berbahaya tapi orang yang mengalaminya masih bisa bertahan hidup.

Selamat dari serangan senjata tajam, misalnya.

Inilah nasib beruntung yang dialami oleh seorang pria asal Brazil.

Dikutip TribunTravel.com dari laman Daily Mail, sebuah rekaman video menunjukkan seorang tahanan memiliki parang tertancap di tengkoraknya.

Ia terlihat masih dapat berjalan dan berbicara dengan lancar, seolah tidak terjadi apa-apa.

Ia adalah pelaku perampokan bersenjata bernama Pedro Ferreira (34).

Tampak dalam video, ia duduk di tempat tidur rumah sakit di Brazil dan dengan tenang menjelaskan bagaimana dia diserang dengan senjata itu.

Pedro selamat dari serangan itu dan tidak mengalami komplikasi jangka panjang setelah ahli bedah di Restoration Hospital di Recife melepas parang itu dalam operasi sepanjang lima jam yang rumit.

Pedro kemudian dipindahkan dari rumah sakit kota ke bangsal penjara untuk menstabilkan kesehatannya.

Baca: Utang Negara Capai Rp 3.500 Triliun, Rakyat Malaysia Kompak Galang Donasi Bantu Pemerintah

()
()
()
Penjara Profesor Barreto Campelo (dailymail.co.uk)

Pedro mulai dipenjara pada 2004.

Namun, ia pernah terlibat perkelahian bulan lalu dengan seorang tahanan lain di penjara berkeamanan tinggi Profesor Barreto Campelo di Pulau Itamaraca, Brazil.

Dia menyebut identitas penyerangnya adalah Antonio da Silva yang berusia 27 tahun.

Pedro berkata kepada polisi, "Saya diberitahu narapidana lain untuk pergi ke sel Antonio."

"Ketika sampai di sana, saya ditikam di kepala dengan parang besar."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved