Mudik Lebaran
Puncak Arus Mudik Diprediksi Hari Minggu, KSOP: Ada Peningkatan Tapi Tidak Signifikan
Kapal yang dilakukan pemeriksaan pada siang tadi yakni kapal Pantokrator tujuan Parepare, Sulawesi Selatan.
Penulis: Christoper Desmawangga |
Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas II Samarinda memantau dan memastikan keamanan dan keselamatan penumpang kapal di Pelabuhan Samarinda, Jalan Yos Sudarso, Rabu (6/6/2018).
Dalam pemantauan tersebut, KSOP memeriksa kelengkapan keselamatan berlayar, mulai dari life jacket, sekoci, hingga peralatan navigasi kapal.
Kapal yang dilakukan pemeriksaan pada siang tadi yakni kapal Pantokrator tujuan Parepare, Sulawesi Selatan.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh kelengkapan kapal, terutama yang berkaitkan dengan keselamatan berlayar telah dilengkapi oleh pengurus kapal.
Baca: Banyak Pemain Andalannya, Rokani Pilih Timnas Jerman
"Untuk memastikan kenyamanan, terutama keselamatan penumpang. Terlebih sebelum ini telah dilakukan uji petik, dan semua kapal yang berlayar dari pelabuhan Samarinda, laik mengangkut penumpang," ucap Kepala KSOP Klas II Samarinda, Raden Totok Mukarto, Rabu (6/6/2018).
Lanjut dia menjelaskan, selama arus mudik Lebaran, pihaknya memberikan toleransi sebesar 10 persen untuk mengangkut penumpang melebihi kapasitas kapal.
Kendati diberi kelonggaran untuk menambah jumlah penumpang, namun diperkirakan lonjakan penumpang di pelabuhan Samarinda tidak meningkat signifikan.
"Walau ada peningkatan, namun jumlahnya tidak signifikan," terangnya.
Pihaknya menerangkan, puncak arus mudik terjadi pada Minggu (10/6/2018) mendatang, sedangkan pelayaran terakhir dari Samarinda sebelum mulai arus balik, yakni pada Rabu (13/6/2018) nanti.
"Puncak arus mudik hari minggu nanti, kita harap semua berjalan lancar, aman, dan penumpang sampai sampai tujuan dengan selamat," harapnya.
Baca: Tampung Duit Pengusaha, Bank Diminta Buka Terbatas di Akhir Cuti Bersama
"Kepada penumpang, selama di kapal ikuti semua arahan dan perintah dari kru kapal, terutama terkait dengan keselamatan. Dan, kalau sudah penuh, jangan memaksakan diri, bersabar," tutupnya.
Sementara itu, Kapten Kapal Pantokrator, Octavianus Woka menjelaskan, tahun ini terjadi penurunan penumpang sebesar 20 persen dibanding tahun lalu, pasalnya saat ini banyak angkutan mudik gratis.
"Menurun tahun ini, banyak yang gratis sekarang. Untuk kapal, kita laik jalan, terlebih sudah uji petik beberapa waktu lalu," ucapnya singkat.
Dari data yang ada, kapal Pantokrator membawa penumpang sebanyak 1415 orang dari 1920 kapasitas kapal. Selain itu, juga mengangkut 21 motor dan 30 mobil. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ksop-klas-iii-pantau-arus-mudik_20180606_172712.jpg)