Jumat, 1 Mei 2026

China Menguji Senjata Baru, Berupa Perahu Drone Kecil yang Bisa Mengeroyok Musuh di Laut

China sedang menguji coba sebuah senjata baru berupa perahu drone kecil yang bisa dikendalikan untuk menyerang musuh. Lihat videonya!

Tayang:
defense-aerospace.com
Inilah drone-drone kecil yang mampu mengeoyok musuh dalam peperangan di laut. Drone itu dikomandoi dari sebuah kapal induk dan dikendali dari sana untuk menyerang musuh. 

PEMERINTAH China  sedang mengembangkan pasukan kapal drone kecil, yang dapat digunakan untuk mengeroyok musuh dalam pertempuran laut. Tes yang melibatkan 56 kapal tak berawak itu dilakukan di lepas Kepulauan Wanshan di Laut Cina Selatan pekan lalu.

Oceanalpha, perusahaan di balik pesawat itu, mengatakan dalam sebuah latihan pernyataan yang dilakukan untuk menunjukkan kemampuan perahu untuk bekerja dalam formasi, serta penggunaan potensial mereka dalam peperangan laut.

Rekaman video yang diperoleh dari tes itu, menunjukkan armada perahu drone berlayar membentuk formasi, menghindari satu sama lain ketika mereka mengubah arah dengan cepat.

Inilah drone-drone kecil yang mampu mengeoyok musuh dalam peperangan di laut. Drone itu dikomandoi dari sebuah kapal induk dan dikendali dari sana untuk menyerang musuh.
Inilah drone-drone kecil yang mampu mengeoyok musuh dalam peperangan di laut. Drone itu dikomandoi dari sebuah kapal induk dan dikendali dari sana untuk menyerang musuh. (defense-aerospace.com)

Baca: Kreasi Baru Pameran Fashion di Arab Saudi, Peragawati Diganti Drone Ini Menuai Kritik

Baca: Wow, Drone Tello Cuma Dijual, Rp 1 jutaan di Indonesia, Lihat Spesifikasinya

Baca: Gara-gara Drone, Anji Nyaris Celaka Saat Manggung

Armada kemudian mengatur untuk membentuk dua karakter Cina "junmin", referensi untuk kerjasama antara sektor sipil dan pertahanan, sebelum bergabung dalam bentuk kapal induk.

Oceanalpha menegaskan bahwa drone dirancang untuk membanjiri musuh selama pertempuran laut.

"Setelah dilengkapi dengan senjata, kapal tempur kecil tak berawak dapat menyerang musuh dalam jumlah besar, mirip dengan drone," Li Jie, seorang ahli angkatan laut yang berbasis di Beijing, mengatakan kepada Global Times.

Pasukan perahu drone buatan China bisa dikerahkan untuk memenangkan perang di laut.
Pasukan perahu drone buatan China bisa dikerahkan untuk memenangkan perang di laut. (Oceanalpha)

"Sebuah kapal komando akan mengendalikan kawanan dalam pertempuran, membuat mereka mudah dikerahkan."

Zhang Yunfei, pendiri dan ketua Oceanalpha, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perusahaannya telah melakukan demonstrasi terbesar terhadap kapal tanpa awak di laut.

Baca: Sepintas Mirip Pesawat Komersial Biasa, Drone Buatan China Ini Membuat Ketar-ketir Militer Amerika

Baca: VIDEO DRONE – Bendera Merah Putih 1000 Meter Persegi Berkibar Di Pantai Corong

Baca: Tak Boleh Sembarangan, Menerbangkan Drone Wajib Ada Lisensi Ijin Terbang, Bak Pilot!

Dia menambahkan bahwa drone memiliki sejumlah penggunaan sipil dan militer dan akan "memainkan peran penting dalam menjaga kepentingan maritim bangsa."

Perusahaan tidak merilis lokasi tes yang tepat, tetapi mengatakan mereka berlangsung di Wanshan Marine Test Field, sebuah situs seluas 772 kilometer persegi yang sedang dibangun untuk tujuan tunggal drone craft drill.

Beberapa perusahaan Cina, universitas, dan kontraktor pertahanan kini terlibat dalam pengembangan teknologi untuk industri perahu tanpa awak.

Pada bulan Desember, Universitas Teknik Harbin di provinsi Heilongjiang dan perusahaan bahari Shenzhen HiSIBI mengumumkan bahwa mereka telah mengembangkan kapal drone tercepat di dunia, yang dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan sekitar 50 knot (58mph).

Drone laut, pasuka perang terbaru China
Drone laut, pasuka perang terbaru China (Oceanalpha)

Inggris, Amerika Serikat dan Israel juga mengembangkan pesawat tanpa awak untuk digunakan untuk keperluan militer.

Operasi itu dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat terkait dengan klaim teritorial China di Laut Cina Selatan.

Drone laut buatan China bisa sebagai senjata perang di laut.
Drone laut buatan China bisa sebagai senjata perang di laut. (Oceanalpah)

Baca: Nonton Yuk, Pertama di Indonesia, 300 Drone Bercahaya Warnai Langit di Atas Monas

Baca: Pentagon Keluarkan Panduan Baru Pangkalan Militer Amerika Serikat Boleh Tembak Jatuh Drone

Baca: Danlanud Larang Main Drone di Kawasan Bandara Hingga 5 Mil

China telah mengembangkan instalasi militer di sejumlah terumbu karang, atol dan pulau buatan di kawasan itu, meskipun ada putusan oleh Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag.

Pengadilan mengatakan tidak ada dasar hukum untuk klaim maritim China yang diperpanjang 1.000 mil di luar pantainya menuju perairan yang membatasi Taiwan, Filipina, Malaysia, Brunei, dan Vietnam.

Bulan lalu, pemerintah China bereaksi dengan marah setelah dua kapal perang AS berlayar dekat dengan Kepulauan Paracel yang disengketakan, menggambarkan langkah itu sebagai "provokasi".(scmp.com/ps)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved