Jelang Piala Dunia, Tragedi Tabrakan Maut Guncang Rusia, 11 Orang Tewas!

Kota-kota itu adalah Moskwa, Sankt-Petersburg, Sochi, Kazan, Nizhny Novgorod, Rostov na Donu, Volgograd, Kaliningrad, Yekaterinburg, dan Saransk.

TRIBUNNEWS
Ilustrasi - Kapal tenggelam 

Seorang sumber mengatakan: “Orang-orang mengadakan pesta. Semua orang mabuk. "

Tim penyelamat dengan cepat berada di lokasi tetapi hanya dapat menyelamatkan lima penumpang di catamaran.

Baca: Momen Indah Persib Bandung, Ukir Skor Telak Hadapi Tim Tuan Rumah PSMS Medan


Kapal tenggelam di Volgograd, Rusia/Mirror
Kapal tenggelam di Volgograd, Rusia/Mirror ()

Salah satu yang diselamatkan dilaporkan adalah gadis 17 tahun.

Penyelam menarik enam mayat dari perahu yang tenggelam, dan empat lagi ditemukan Selasa pagi.

Korban tewas termasuk polisi lalu lintas lokal dan anggota keluarga mereka.

Vitaly Negrash saat itu berulang tahun ke-43.

Dia terbunuh bersama istrinya Elena dan putrinya Inga Negrash, 17.

Salah satu yang selamat adalah polisi Sergey Shkurenko, seorang teman Khakhalev.

Shkurenko sedang diwawancara oleh polisi pagi ini.

Baca: Jadi Markas Timnas Argentina di Rusia, Inilah Bronnitsy Kota Mistis yang Penuh Misteri dan Kutukan



Elena Negrash/Mirror
Elena Negrash/Mirror ()

Korban yang tewas bernama Dmitry Khakhalev, Anastasia Khakhaleva, Vitaly Negrash, Inga Negrash, Elena Negrash, Alifashkin Alexander, Elena Alifashkina, Natalia Detistova, Alexander Elizarov dan Yulia Sapunova.

Korban selamat bernama Sergey Shkurenko, Anna Shkurenko, Olga Ivanova, Mikhail Tiponkov dan Dmitry Detistov.

Khakhalev - mantan anggota parlemen lokal dan pejabat distrik - dipenjara selama empat tahun pada 2009 setelah ia melepaskan tembakan dengan senapan berburu Saiga di tempat perkemahan.


Inga Negrash/Mirror
Inga Negrash/Mirror ()

Putra seorang mantan kepala polisi yang terkenal, dia juga dihukum karena serangan seksual.

Dalam kasus lain tahun lalu ia dituduh oleh dua wanita yang menyerang mereka secara seksual di catamarannya.

Ada klaim bahwa dia telah menggunakan koneksinya di kepolisian untuk menghindari penuntutan.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved