Idul Fitri 2018
Jadi Hidangan Khas Lebaran, Ternyata Ketupat Punya 16 Nama Berbeda di Indonesia
Lebaran selalu identik dengan beragam sayur yang dimakan dengan ketupat. Beras merupakan bahan utama yang dibungkus daun kelapa muda atau janur
TRIBUNKALTIM.CO - Lebaran selalu identik dengan beragam sayur yang dimakan dengan ketupat.
Makanan berbahan dasar beras khas Asia Tenggara maritim ini dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda atau janur.
Beragam makanan khas yang menggunakan ketupat di antaranya kupat tahu dari Sunda, katupat kandangan dari Banjar, Grabag dari kabupaten Magelang, kupat glabet dari Tegal, coto makassar, lotek hingga gado-gado.
Dilansir TribunTravel.com dari Wikipedia, selain Indonesia, ketupat juga banyak dijumpai di Malaysia, Brunei, dan Singapura.
Sementara di Filipina terdapat bugnoy, makanan yang mirip ketupat namun dengan pola anyaman berbeda.
Bentuk ketupat beragam, namun utamanya anyaman ketupat terbagi menjadi dua.
Ada ketupat kepal yang umumnya memiliki 7 sudut dan ketupat jajar genjang yang memiliki 6 sudut.
Masing-masing bentuk tersebut memiliki alur anyaman yang berbeda.
Dalam mengayamnya, ketupat memerlukan janur yang berkulitas yang panjang dan lebar serta tak terlalu muda dan tak terlalu tua.
Merujuk pada tradisi, biasanya di Pulau Jawa, ketupat digantung di depan pintu masuk yang berfungsi sebagai jimat.
Ketupat memiliki sebutan yang berbeda-beda di berbagai daerah di Indonesia.
Bali misalnya, ketupat dikenal dengan sebutan tipat yang biasanya juga dihidangkan dalam sesajian upacara.
Berikut TribunTravel.com merangkum 16 nama ketupat dari berbagai daerah, seperti dilansir dari laman Wikipedia.
Selengkapnya, yuk simak.
1. Bahasa Bali: tipat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ketupat_20180617_135832.jpg)