Selasa, 7 April 2026

Pilkada Jawa Barat

SBY Pertanyakan Mengapa Hanya Rumah Deddy Mizwar yang Digeledah Jenderal Polisi

SBY mengatakan agar masyarakat berani menolak segala tindak kecurangan yang akan mempengaruhi Pilkada 2018.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (tengah), Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (kiri), Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan) 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut rumah Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar digeledah oleh Pj Gubernur Komjen M Iriawan.

SBY menyebut kejadian itu ketika membebarkan soal adanya oknum BIN, TNI dan Polri yang tidak netral di Pilkada 2018.

Selain itu kata dia, peristiwa yang dinilai ketidaknetralan di Jawa Barat tersebut merupakan yang terbaru dari sekian banyak kejadian lainnya yakni di Jakarta, Kaltim, Jatim, Maluku dan Riau.

"Di Jawa Barat yang baru saya dengar, apa harus rumah dinas gubernur diperiksa, digeledah oleh penjabat gubernur? Kalau tidak salah sekarang merembet ke tempat calon wakil gubernur," ujar SBY di Hotel Santika, Kota Bogor, Sabtu (23/6/2018).

Ia mengaku menyayangkan atas kejadian tersebut.

Sebab kata dia, ia bertanya-tanya kenapa hanya terjadi pada pasangan Cagub Jabar Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi dan tidak dengan pasangan calon yang lain.

Baca juga:

6 Fakta Menarik Seputar Piala Dunia 2018, dari Pasukan Termurah hingga Pemain Paling Tua!

Kecelakaan Kapal Kembali Terjadi di Danau Toba, Fadli Zon Sorot Tajam dan Ungkap Sejumlah Data

Sejak 2017 Hingga April 2018, Inilah Jumlah Wisman yang Datang ke Kaltim

Kadispenad Minta Warga Proaktif Melapor Jika Ada Anggota TNI yang Tidak Netral

"Mengapa hanya pasangan ini, mengapa pasangan yang lain tidak dilakukan, malah sebagian dari mereka anggota legislatif sebelumnya. Terlalu banyak. Ini sebagian kecil dari apa yang rakyat ketahui, yang pasangan calon lain ketahui, yang saya dapatkan laporannnya," ungkapnya.

Untuk itu, SBY meminta bagi oknum aparat bisa netral di Pilkada 2018.

"Oleh karena itu saudara-saudaraku, demi jujur dan adilnya pilkada serentak ini saya mohon dengan segala kerendahan hati netralah negara, netral-lah pemerintah, netrallah BIN, Polri dan TNI," katanya.

SBY mengatakan agar masyarakat berani menolak segala tindak kecurangan yang akan mempengaruhi Pilkada 2018.

"Saya juga berharap rakyat berani menolak segala tindak kecurangan termasuk ketidaknetralan. Biarlah rakyat menggunakan haknya kedaulatannya memilih siapapun yang disukai yang diyakini bisa memimpin," katanya.

Soal ini, Deddy Mizwar mengatakan penggeledahan tersebut terjadi pada empat bulan lalu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved