Selasa, 14 April 2026

Tak Tahan Lihat Sampah yang Berserakan, Warga Tutup TPS Telindung

Awalnya TPS tersebut hanya diperuntukan warga RT 86 Telindung saja dan beberapa warga sekitar Jalan Padat Karya.

TRIBUN KALTIM / ADITYA RAHMAN HAFIDZ
Tempat pembuangan sampah (TPS) di kawasan jalan Telindung, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara, ditutup untuk selamanya oleh warga sekitar per tanggal 10 Juni 2018, lantaran warga daerah lain yang kerap membuang sampah di TPS tersebut, dan tidak sesuai aturan jam buang sampah (18.00 wita - 06.00 wita) yang telah diatur Perda nomor 10 tahun 2004. Rencananya, eks TPS tersebut akan dibangun Taman Asri Kompleks Telindung. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Salah satu tempat pembuangan sampah (TPS) di kawasan jalan Telindung, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara, ditutup untuk selamanya oleh warga per tanggal 10 Juni 2018.

Hal tersebut diketahui dari spanduk yang dipasang oleh warga sekitar, pantauan Tribunkaltim.co, hari Sabtu (23/6/2018).

Isi dari spanduk tersebut menyatakan eks TPS tersebut akan diganti dengan membangun Taman Asri Kompleks Telindung di lokasi ex TPS tersebut.

Penutupan TPS tersebut bukan tanpa alasan. TPS yang berada di lingkungan RT 86 Telindung tersebut ditutup oleh warga RT 86 lantaran banyak warga dari daerah lain yang ikut membuang sampah di TPS tersebut, hingga mengakibatkan pembludakan sampah yang tak jarang tercecer hingga ke jalan.

Kondisi ini mengakibatkan tampilan visual yang tidak sedap dan mengusik indra penciuman ketika melintasi jalan tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua RT 86, Suprapto.

Baca juga:

FIFA Bakal Usut Selebrasi Kontroversial Dua Pemain Swiss Keturunan Albania

Tak Kuasa Menahan Tangis Usai Laga, Neymar Ungkapkan Perasaan di Akunnya

Depak Lucinta Luna dari Duo Bunga, Ratna Pradita Bongkar Mantan Duetnya Memang Transgender

Ronaldo Berpeluang Pecahkan 4 Rekor Sekaligus di Perhelatan Piala Dunia 2018

"Kami tutup, warga ingin ditutup saja karena banyak warga dari daerah lain yang membuang sampah di situ, buangnya juga tidak sesuai jam buang sampah. Jadinya tidak bagus dilihat mata," ujarnya.

Suprapto menjelaskan, awalnya TPS tersebut hanya diperuntukan warga RT 86 Telindung saja dan beberapa warga sekitar Jalan Padat Karya.

Namun, semenjak TPS di jalan Telindung Kelurahan Batu Ampar di depan Minimarket Perdana ditutup, warga sekitar TPS Batu Ampar tersebut akhirnya membuang sampah di TPS wilayahnya.

"Jadi awalnya di Batu Ampar (jalan Meranti Raya) itu ada TPS, tapi dibongkar, lalu dibangun Gedung Serbaguna Batu Ampar. Lalu (TPS) dipindah ke depan minimarket Perdana. Tapi setelah itu di depan Perdana ditutup juga. Imbasnya ya akhirnya kesini. Warga sana, daerah Batu Ampar, Perumnas, larinya ke sini buang sampahnya," ujar Suprapto.

Suprapto mengatakan ia kerap memergoki warga dari kawasan kelurahan Batu Ampar membuang sampah ke TPS wilayahnya, hingga pernah menemukan warga daerah lain yang membuang sampah di wilayahnya menggunakan mobil pick up dengan muatan penuh.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved