Breaking News:

Pilkada Serentak

Pemerintah Tetapkan 27 Juni 2018 Jadi Libur Nasional, Ini Alasannya

Libur nasional ini diterapkan karena adanya pemungutan suara pemilihan kepala daerah serentak (Pilkada serentak) 2018.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Presiden RI, Joko Widodo saat memberikan keterangan pers di RS Bhayangkara terkait serangan bom di 3 gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Presiden Joko Widodo sudah menandatangani Keputusan Presiden yang mengatur pada Rabu, 27 Juni 2018, sebagai hari libur nasional.

Libur nasional ini diterapkan karena adanya pemungutan suara pemilihan kepala daerah serentak (Pilkada serentak) 2018.

"Keppres soal libur nasional tanggal 27 Juni sudah ditandatangani Presiden," kata Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo kepada Kompas.com, Senin (25/6/2018).

Baca: Eva Longoria dan Suami Jose Baston Sambut Kelahiran Anak Pertama

Baca: Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga Rawat 4.000 Pasien dan Mengoperasi 500 Orang

Baca: Bocah Ini Jadi Korban Sabetan Parang Kelompok Kriminal Bersenjata di Bandara Keneyam Papua

Ada 171 daerah yang akan berpartisipasi. Dari 171 daerah tersebut, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang akan menyelenggarakan pilkada.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyatakan, hal ini sudah disetujui dan tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres).

Wiranto menuturkan, pembahasan mengenai pemberlakuan hari libur nasional pada penyelenggaraan Pilkada sudah dilakukan pada rapat koordinasi di kantornya beberapa waktu lalu.

Baca: Horeee, Dewi Perssik Ajak Keluarga dan Pegawainya Liburan ke Bangkok

Baca: Klasemen Akhir Grup A Usai Uruguay Bekuk Rusia dan Mesir Keok di Tangan Arab Saudi

Baca: Piala Dunia 2018 Uruguay Sapu Bersih Kemenangan, Rusia Runner-up Grup A

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman kala itu mengusulkan adanya libur nasional pada penyelenggaraan Pilkada serentak.

"Kalau hanya di 171 daerah akan berpengaruh ke daerah lain," kata Wiranto dalam rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka pengamanan Pilkada serentak 2018 di Mabes Polri, Senin (25/6/2018).

Wiranto menyebutkan, pada saat penyelenggaraan Pilkada serentak akan ada mobilisasi massa.

Baca: Tiga Gol Tanpa Balas Bawa La Celesta Puncaki Grup A, Torehkan Cleansheet Tiga Laga Beruntun

Baca: Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-82 untuk Habibie, Begini Harapan Najwa Shihab

Baca: Orang yang Paling Cepat Kaya Ternyata Ada di Sini

Maksudnya, pemilih yang tinggal di luar daerah pemilihannya akan bergerak untuk memberikan suaranya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved