Pilkada Serentak

Ketua DPP PKS: Kita Perlu Lembaga Survei yang Tak Partisan, Berintegritas, dan Jujur

Ia juga menyebutkan bahwa ada lembaga survei 'plat merah' yang menempatkan nama dan partai tertentu pada hasil survei.

Ketua DPP PKS: Kita Perlu Lembaga Survei yang Tak Partisan, Berintegritas, dan Jujur
TRIBUN/HO
Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS Mardani Ali Sera 

Kaltim Expo 10 Pamerkan Hasil Pembangunan Bumi Etam Satu Dasawarsa Terakhir

Tweet Mardani Ali Sera
Tweet Mardani Ali Sera (TWITTER)

Sebelumnya, Mardani juga menyebutkan bahwa ada lembaga survei 'plat merah' yang menempatkan nama dan partai tertentu pada hasil survei.

Hal itu ia katakan setelah mencermati survei beberapa tahun mengenai pemilihan umum (Pemilu) dan Pilkada.

Mardani pun mengajak untuk jangan terkecoh dengan hasil lembaga survei tersebut.

"Jadi, mencermati survei-survei beberapa tahun ini, di pemilu & pilkada, maka kita jangan terkecoh dengan hasil lembaga survei "plat merah", mereka menempatkan nama tertentu paling tinggi, partai tertentu tinggi, hestek #2019GantiPresiden tidak disukai. MAKA: kita baca kebalikannya.," tulis Mardani Ali Sera.

Lebih lanjut, dia mengatakan jika survei 'plat merah' akan membuat rilis seperti pemerintahan sukses, ekonomi membaik, masyarakat suka meskipun hutang membengkak, rakyat menyukai meski ingkar janji, dan pengangguran tinggi tak masalah.

"Survei-survei 'plat merah' akan membuat rilis2: pemerintahan sukses, ekonomi membaik, masyarakat suka meski hutang membengkak, rakyat suka meski ingkar janji, pengangguran tinggi tak masalah. Gerakan #2019GantiPresiden menurun. MAKA: kita baca kebalikannya," tambah Mardani.

Mardani menambahkan, hasil survei 'plat merah' gagal dalam mengukur angka-angka partai di pemilu yang berselisih jauh pada pilkada 2015 dan 2017.

Pada pilkada 2018, Mardani juga menganggap bahwa lembaga tersebut gagal sehingga hasilnya tidak valid dan justru menjatuhkan calon tertentu.

"Survei-survei 'plat merah' gagal ngukur angka-angka partai pada pemilu, gagal atau selisih jauh pada pilkada 2015 & 2017. 2018 kemarin gagal pula (atau sengaja menutupi angka2) sehingga hasilnya tidak valid, jatuhkan calon tertentu. Dan sudah pasti meraka gagal mensurvei #2019GantiPresiden," tambah Mardani.

Halaman
123
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved