PPDB Online

SMPN 10 dan SMPN 11 di Tarakan Masih Kekurangan Siswa

Sedangkan yang mendaftar masuk SD sebanyak 4.000 orang pendaftar, tentu secara otomatis tidak bisa diterima SDN.

SMPN 10 dan SMPN 11 di Tarakan Masih Kekurangan Siswa
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Kepala Disdikbud Kota Tarakan Ilham Noor 

Melihat ini akhirnya dilakukan PPDB tahap kedua.

Baca: 12 Buaya Bersarang di Polder Ilham Maulana, Bakal Arena Olahraga Dayung dan Ski Air di Porprov!

“Nah tahap pertama PPDB online itu di 10 SMPN  yang masih kekurangan siswa dengan total 154 orang. Jadi kami buka lagi PPDB tahap kedua. Di tahap kedua kita buka masih kekurangan 65 siswa di SMPN 10 dan SMPN 11,” katanya.

Ilham mengatakan, ia merasa heran mengapa kuota SMPN masih kekurangan siswa, padahal berdasarkan data yang lulus SD di Kota Tarakan ada 4.000 orang.

Artinya ada 4.000 orang pula yang masuk ke SMPN, namun kenyataannya SMPN 10 dan SMPN 11 masih kekurangan siswa.

“Lulusan SD mau ke SMP itu ada 4.000 orang dan daya tampung kita di 12 SMPN ada 2.959 orang, harusnya dengan melihat angka ini, secara logika di 12 SMPN kuotanya seharusnya penuh seperti SDN. Tapi kenyataannya masih ada dua SMPN yang masih kekurangan siswa,” ujarnya.

Melihat fakta di lapangan ini, membuat Ilham lagi-lagi kaget, mengapa ada 2 SMPN yang masih kekurangan siswa.

“Coba kalian pikir ya, 4.000 siswa lulus SD dan daya tampung kita di SMPN 2.959 siswa, berarti kemana 1.000 lebih siswa ini,” katanya penuh heran.

Ia mengakui, bahwa di tahun ini pihaknya mengeluarkan surat mutasi pindahan ke luar ada sekitar 100 lebih surat dan kemungkinan ini mempengaruhi.

“Kemungkinan dugaan kami ini 1.000 lebih siswa ini ada yang pindah keluar daerah, masuk SMP swasta dan lulus SD orangtuanya masukan ke pondok pesantren,” ucapnya. (*)

Penulis: Junisah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved