Pemerintah Butuh Sekitar 200 Ribu
Sistem Rekrutmen CPNS Terintegrasi Hanya Satu Pintu Lewat Sscn.bkn.go.id
BKN gunakan sistem terintegrasi untuk rekrutmen caon aartur sipil negara (CASN), hanya melalui Sscn.bkn.go.id.
TRIBUNKALTIM.CO.ID, JAKARTA-- Penerimaan Calon Aparatur Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 akan menggunakan sistem seleksi terintegrasi.
Dengan sistem baru tersebut, penerimaan CPNS hanya akan menggunakan satu portal, yakni SSCN.
Seperti dijelaskan Badan Kepegawaian Negara (BKN) beberapa waktu lalu, tahun sebelumnya pendaftar di beberapa kementerian atau lembaga masih harus membuka dua portal untuk mendaftar.
Namun, tahun ini hanya akan fokus pada satu portal, yakni SSCN.
Baca: Jelang Pendafatran CPNS 2018, BKN Rilis Video Tips Lulus Ujian CAT BKN
Baca: BKN Kembali Tegaskan Belum Ada Pengumuman Resmi Mengenai Jadwal Penerimaan CPNS 2018
Baca: Jadwal Pendaftaran CPNS 2018 Diundur? Kemenpan RB Gunakan 5 Akun Ini untuk Sampaikan Informasi
Hal itu mengemuka di Rakornas kepegawaian yang saat ini tengah diselenggarakan, dan kembali ditegaskan BKN di akun Twitternya.
"Hanya ada satu portal dalam penerimaan CPNS 2018 #SobatBKN yaitu SSCN dan terjamin transparansinya," kicau BKN, Rabu (11/7/2018).
Dalam seleksi CPNS tahun ini, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) terdiri dari tujuh tim, untuk mendapatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas.
BKN juga menjelaskan, pihaknya akan menyediakan Helpdesk untuk menjawab pertanyaan calon pendaftar, saat penerimaan CPNS 2018.
"Mekanisme Pendaftaran peserta CPNS 2018 lebih mudah dan terintegrasi nih #SobatBKN," tambah BKN.
Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur, dalam jumpa pers di sela-sela acara Rakornas Pegawai tahun 2018 menjelaskan, penerimaan CANS tahun ini dilakukan karena banyak pegawai yang pensiun.
Baca: Seleksi CPNS Tahun Ini Pelaksananya akan Dilakukan dengan Sistem Terintegrasi
Baca: Mau Daftar CPNS? BKD Kaltara Minta Calon Pelamar Tenang, Jangan Sampai Dirugikan
Baca: Mau Daftar CPNS? BKD Kaltara Minta Calon Pelamar Tenang, Jangan Sampai Dirugikan
"Ada sekitar 220.000 orang yang pensiun. Nah insyaallah dalam waktu dekat akan kita umumkan jumlah formasinya baik itu kementerian/lembaga (KL) atau pemerintah daerah, kabupaten/kota," jelas Asman di hadapan awak media, seperti dirilis BKN dalam sebuah video di akun Twitternya.
Namun, pemerintah tidak akan menerima sejumlah itu, karena akan memakai sistem minus gross atau pertumbahan yang minus.
Oleh karena itu, jumlah CPNS yang diterima akan kurang dari 220.000.
Di luar formasi teknis, pemerintah akan menambahkan formasi khusus untuk guru dan tenaga kesehatan.
Asman mengatakan, pemerintah membutuhkan lebih kurang 100.000 guru pada seleksi CPNS tahun ini, untuk mengurangi kekurangan tenaga pendidik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sistem-rekrutmen-cpns-terintegrasi-hanya-satu-pintu-lewat-sscnbkngoid_20180712_123432.jpg)