Sabtu, 9 Mei 2026

VIDEO - Satu Terduga Teroris Sleman Sempat Hendak Melarikan Diri

Terduga teroris Sleman berbuat brutal, membajak sebuah truk lalu menabrakan ke garasi rumah warga Ngaglik, Sleman.

Tayang:
tribunnews.com
Polisi memasang pembatas, agar warga tidak mendekat di lokasi pengrebekan terhadap beberapa terduga teroris di Sleman. 

TRIBUNKALTIM.CO, SLEMAN- Satu di antara tiga terduga teroris di Jalan Kaliurang, Sleman, Yogyakarta, sempat hendak melarikan diri dengan cara membajak sebuah truk.

Namun usahanya tersebut gagal setelah truk masuk ke dalam gang dan menabrak garasi rumah warga di Gondangan, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman.

Dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com, seorang warga bernama Biworo menuturkan, truk yang dibajak teroris tersebut melaju dari arah Utara ke Selatan.

Truk lantas berbelok ke arah kiri masuk ke gang rumah dan menabrak garasi rumah kakak iparnya, Qotimah di RT 01 / RW 44 Gondangan, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman.

VIDEO- Terduga Teroris Sleman Bajak Truk Tabrakan ke Grasi Warga

Baca: Tukang Sol Sepatu Terduga Teroris Tewas Terkapar Ditembak di Depan Kiosnya di Subang

Baca: Inilah Foto-foto Penangkapan Teroris di Subang, Sempat akan Lempar Tas Berisi Bom

Baca: BREAKING NEWS - Polisi Tangkap Terduga Teroris di Jatiagung Lampung

"Saya tidak di lokasi, tetapi kakak saya kan tinggal disini. Tadi cerita ke saya kejadiannya," ujar Biworo.

Biworo bercerita bahwa setelah mendengar suara seperti tabrakan, Qotimah lantas keluar.

Qotimah melihat ada satu orang yang keluar dari dalam truk langsung berlari kencang. Orang tersebut berlari sambil teriak meminta tolong.

Setelah itu ada satu lagi orang yang ada di dalam truk kemudian keluar.

Orang tersebut membawa senjata tajam celurit, Qotimah yang tidak sempat lari dihampiri orang tersebut dan melingkarkan celurit di lehernya.

Inilah truk yang dibajak terduga pelaku teroris di Sleman.
Inilah truk yang dibajak terduga pelaku teroris di Sleman. (kompas.com)

Baca: Densus 88 Menangkap Empat Terduga Teroris di Wilayah Yogyakarta

Baca: Hadiri Acara Aktivis 98, Jokowi Mengajak Masyarakat Melawan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Baca: Polisi Amankan Satu Terduga Teroris di Sukmajaya Depok

Di tengah ancaman celurit, Qotimah berusaha berontak dan melawan. Beruntung, Qotimah berhasil lepas dan langsung lari menjauh menyelamatkan diri.

"Kakak saya lari minta tolong, sempat terjatuh. Terus ada dua orang, mungkin polisi tapi berpakaian preman, datang dari arah Barat yang menolong," kata Birowo.

Menurut Biworo, polisi sempat mengepung terduga teroris dan mengevakuasi warga yang ada di dalam rumah.

Truk ini ditabrakan pada sebuah garasi milik warga, ketika terduga teroris terkepung berusaha melarikan diri dengan cara membajak sebuah truk.
Truk ini ditabrakan pada sebuah garasi milik warga, ketika terduga teroris terkepung berusaha melarikan diri dengan cara membajak sebuah truk. (tribunnews.com)
Polisi melakukan penjagaan di lokasi penggerebekan terduga pelaku teror di Sleman.
Polisi melakukan penjagaan di lokasi penggerebekan terduga pelaku teror di Sleman. (tribunnews.com)

Baca: Pascapenangkapan Terduga Teroris, Polres Indramayu Dilempar Bom Panci

Baca: Qotimah Sempat Disandera Terduga Teroris Kaliurang

Baca: Baku Tembak di Yogya, Tiga Terduga Teroris Tewas

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, kaca bagian depan rumah milik Qotimah pecah. Beberapa perabot yang berada di bagian dalam rumah juga berantakan.

Pecahan kaca terlihat berserakan di lantai. Kaca mobil Agya warna merah yang terparkir di depan rumah juga pecah.

Polisi akhirnya bisa membekuk terduga teroris tersebut dengan menembak ketiga terduga teroris karena melawan petugas saat hendak ditangkap.

Ketiga terduga teroris tersebut dibawa ke RS Bhayangkara dalam kondisi meninggal.

Akibat perlawanan yang dilakukan oleh pelaku, dua anggota Densus 88 mengalami luka bacok.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved