Sabtu, 11 April 2026

Liga Indonesia

Tundukkan Barito Putera, Dejan Antonic Puji Semangat Anak Asuhnya

Dejan lantas melayangkan pujian dan apresiasi kepada pemainnya yang bersemangat mengamankan 3 poin di kandang.

TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Pesepak bola Borneo FC Ambrizal Umainilo (tengah) diadang 2 pesepak bola Barito Putera pada pertandingan Liga 1 di Stadion Segiri, Jalan Kusuma Bangsa Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (16/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Borneo FC sukses menang dramatis atas tamunya, Barito Putera di stadion Segiri Samarinda Kalimantan Timur, Senin (16/7/2018).

Borneo FC menang 2-1 berkat dua gol Marlon da Silva. Hasil ini membuat Borneo FC naik ke peringkat 10 dengan koleksi 22 poin.

Kemenangan ini membuat Pelatih Dejan Antonic bangga.

Ia menilai laga melawan Barito Putera sangat sulit lantaran Samsul Arif dan kolega bermain sangat bagus.

Dejan lantas melayangkan pujian dan apresiasi kepada pemainnya yang bersemangat mengamankan 3 poin di kandang.

"Yang penting kita bisa menang. Pemain saya menunjukkan semangat untuk menang," ucap Dejan.

Baca juga:

Ini Ucapan Pelatih Asal Spanyol Usai Mundur dari Mitra Kukar

Satu Kilogram Lebih Sabu-sabu Kristal Dimusnahkan di Mapolda Kaltara

Terima Paket Sepatu Wanita yang Disisipi Sabu, JS Diciduk di Kantor Jasa Ekspedisi

Pengamat Hukum Ini Sarankan Golkar Segera PAW Terpidana Kasus Megapungli dari DPRD Samarinda

Menurut Dejan kunci kemenangan timnya kali ini lagi-lagi berkat transisi perubahan formasi yang diterapkan di babak kedua.

Di babak pertama Pesut Etam bermain dengan formasi 4-3-3, mengandalkan Marlon, Ambrizal Umanailo, dan Titus Bonai.

"Babak pertama kita tidak terlalu banyak berani. Babak kedua kita ganti sedikit pemain. Rachman, Lerby, dan Sultan masuk. Saya senang sekali 4-4-2 bikin kita sukses lagi. Dua gol dari Marlon bagus, Tuhan bantu kita," ungkap juru taktik asal Serbia ini.

Sementara itu pemain Borneo FC, Julien Faubert memuji rekan-rekannya yang tak menyerah.

Buktinya gol penentu Pesut Etam baru terjadi di penghujung laga lewat tandukan Marlon. 

"Kami terus berjuang untuk menciptakan gol. Kami melakukan pergantian pemain untuk memainkan dua striker. Dan ini kuncinya kami tidak pernah menyerah dan terus meminimalisir kesalahan," ujar Julien. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved