Gubernur Kaltim Terpilih Tegaskan Komitmennya Soal Pengoperasian Kembali RS Islam
Sadik hanya memerkenalkan diri sebagai Direktur RSI yang kini sudah tak lagi operasional.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim terpilih, Isran Noor, menegaskan komitmennya untuk mengoperasionalkan kembali Rumah Sakit Islam.
Hal ini diungkapkan Isran, usai mendengar pertanyaan dari dr Sadik Sahil, di Seminar yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim, Kamis (26/7/2018).
Sejatinya, Sadik tidak mengajukan pertanyaan atau pernyataan spesifik terkait RSI, dalam sesi tanya jawab seminar tersebut.
Sadik hanya memerkenalkan diri sebagai Direktur RSI yang kini sudah tak lagi operasional.
"Nama saya dr Sadik, Direktur RSI yang sekarang sudah tak beroperasi. Sebenarnya RSI ini bukan aset yayasan, tapi aset umat," kata Sadik memberikan pengantar sebelum dirinya bertanya ke narasumber.
Pertanyaan Sadik ke narasumber pun seputar adanya persepsi masyarakat yang coba memisahkan antara agama dan politik.
Saat sesi menjawab tiba, Isran Noor yang menjadi salah satu narasumber di seminar tersebut langsung menanggapi Sadik.
Menurut Isran, masyarakat tak perlu khawatir soal pengoperasian RSI kembali.
"Soal RSI tak perlu khawatir. Saya tidak mau mengulang-ulang (komentar soal RSI)," kata Isran.
Baca juga:
Sah, Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Resmi Berganti Nama Lewat Jalur Pengadilan
Temukan Sel Mewah di Lapas Sukamiskin, Najwa: Seharusnya Disamakan dengan Penjahat Kambuhan
Arema FC Tak Ingin Remehkan Mitra Kukar yang Masih Nihil Pelatih Kepala Definitif
BMKG Balikpapan Tak Lakukan Pengamatan Gerhana Bulan Total, Ini Sebabnya
Diketahui, soal RSI ini, Isran berjanji akan membukanya kembali begitu menjabat sebagai Gubernur Kaltim.
Menurut Isran, RSI milik umat dan publik, sudah seharusnya dioperasionalkan.
"Ini bukan masalah saya ingin dikenang atau tidak karena membuka kembali RSI. Tapi, RSI ini milik umat, milik publik, jadi harus eksis," tegas Isran yang disambut tepuk tangan peserta seminar RSI.
Saat ini, kata Isran, banyak berdiri RS baru di Kaltim, khususnya di Samarinda. Tapi, tak ada satu pun yang milik umat Islam.
"RS sekarang ini menjamur. Tapi tak dimiliki umat Islam. Yang lain punya RS, tapi (RS) yang punya Islam justru dibubarkan. Ini urusan saya nanti (saat jadi Gubernur)," tutur Isran. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/isran-noor-dan-mui-kaltim_20180726_155104.jpg)