Destinasi

Suhu Dingin Menyerang Kawasan Dieng, Wisatawan Penasaran Lihat Bun Upas

Fenomena embun upas (bun upas) yang terjadi di Dataran Tinggi Dieng yang terjadi beberapa waktu belakangan ini ternyata memengaruhi jumlah wisatawan.

Suhu Dingin Menyerang Kawasan Dieng, Wisatawan Penasaran Lihat Bun Upas
istimewa
Dataran Tinggi Dieng 'Diserbu' Bun Upas, Bagaimana Fenomena 'Embun Racun' ini 

Ia mengatakan, banyak pengunjung yang datang pada pagi hari untuk mengabadikan embun upas.

Bahkan, para wisatawan yang datang sampai ada yang menginap demi melihat embun upas pada pagi hari.

"Banyak pengunjung dadakan gitu. Datang jam 4 atau 5 pagi udah siap di kawasan candi. Bahkan ada (pengunjung luar kota) yang bela-belain nginap terus bangun pagi-pagi, cuma ingin lihat salju katanya," ujar Harmono.

Baca: Embun Beku Melanda Dieng, Hamparan Tanaman Hijau Berubah Memutih Seperti Salju

Kepala Humas BMKG Hary Tirto Djatmiko mengatakan, fenomena embun upas memang masih terjadi.

Hal ini karena kondisi meteorologis dan musim kemarau yang saat ini tengah berlangsung.

"Fenomena suhu dingin malam hari dan embun beku di beberapa daerah dataran tinggi Indonesia (seperti lereng Pegunungan Dieng) lebih disebabkan kondisi meteorologis dan musim kemarau yang saat ini tengah berlangsung," kata Hary kepada Kompas.com, Kamis.

Baca: Kembali ke Pelukan Sang Mantan, Rumah Tangga 5 Selebriti Ini Justru Awet hingga Sekarang

Kondisi puncak kemarau yang terjadi saat ini menyebabkan beberapa daerah pegunungan berpeluang mengalami kondisi udara kurang dari titik beku karena molekul udara di daerah pegunungan lebih renggang daripada dataran rendah.

Hal tersebut menyebabkan terjadinya pendinginan dengan sangat cepat. (Kompas.com/Mela Arnani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Embun Upas Tingkatkan Jumlah Wisatawan ke Dieng"

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved