Gempa Bumi

Shalat Istighosah hingga Status Bencana, Inilah 5 Fakta Terbaru Gempa Lombok

Proses pencarian korban tertimbun longsor di Desa Busur Timur, Lombok Utara masih dilakukan oleh Tim SAR, TNI dan Polri.

ISTIMEWA
Proses pencarian korban tertimbun longsor di Desa Busur Timur, Lombok Utara masih dilakukan oleh Tim SAR, TNI dan Polri hingga Senin (13/8/2018). 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 280 gempa susulan mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat ( NTB) pasca gempa bumi magnitudo 6,9 pada Minggu (19/8/2018).

Sebanyak 16 gempa dirasakan warga.

Pada hari ini, sekitar pukul 02.08 Wita, gempa bumi tektonik magnitudo 4,5 kembali mengguncang Lombok.

3. Kantor polisi darurat

Sejumlah kantor polres dan polesk di Lombok turut hancur saat gempa mengguncang Lombok.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengungkapan, kantor-kantor tersebut sudah tidak layak untuk digunakan kembali.

Untuk itu, tenda besar dengan kapasitas 100 orang akan segera dibangun sebagai kantor polisi darurat demi melayani masyarakat.

Tenda tersebut bersifat sementara sembari menunggu pembangunan gedung baru polres dan polsek yang rusak.

4. JK: Berkali-kali kita sampaikan yang penting bukan status nasionalnya

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut pemerintah sudah menganggarkan sekitar Rp 1 triliun untuk tahap awal dalam upaya penanganan gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved