Rabu, 3 Juni 2026

Tanoto Foundation Rangkul Balikpapan dan Kukar Pelatihan untuk Praktisi Pendidikan

Tanoto Foundation telah merangkul Pemkot Balikpapan dan Pemkab Kukar, melakukan Pelatihan Monitoring dan Evaluasi untuk para praktisi pendidikan.

Tayang:
Penulis: Budi Susilo |
HO/Tanoto Foundation
Rudi Sopiana, Koordinator Kerjasama Perencanaan Program Pelita Pendidikan bersama Muhaimin Kepala Dinas Pendidikan melakukan perjanjian kerja sama. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN - Tanoto Foundation telah merangkul Pemkot Balikpapan dan Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), melakukan Pelatihan Monitoring dan Evaluasi untuk para praktisi pendidikan.

Budi Setiawan, Spesialis Monitoring dan Evaluation program Pelita Pendidikan, menyatakan, pelatihan ini untuk memastikan bahwa program Pelita Pendidikan yang dikenalkan oleh Tanoto Foundation memberi dampak positif bagi dunia pendidikan.

"Baru saja dikerjasamakan dengan kedua kabupaten dan kota tersebut," ujarnya kepada Tribunkaltim.co melalui press rilis pada Minggu (9/9/2018) pagi.

Penyelenggaraan Pelatihan Monitoring dan Evaluasi bagi para praktisi pendidikan berlangsung di Hotel Novotel Balikpapan, selama tiga hari yakni tanggal 4 sampai 6 September 2018.

"Kita mau melihat kemajuan dan perkembangannya terukur. Bisa dinilai sehingga hasilnya bisa benar-benar dipertanggungjawabkan di depan publik," kata Budi. 

Pelatihan dihadiri oleh 22 peserta dari Kutai Kartanegara dan Balikpapan.

Mereka terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas yang terpilih dari tingkat SD/MI dan SMP/MTs.

Berpelukan dengan Sandiaga Uno, Erick Thohir: Hari Ini Kita Punya Tugas Masing-masing. . .

Kata Budi, para peserta belajar berbagai instrumen monitoring dan evaluasi terkait dengan manajemen sekolah, pembelajaran, dan kompetensi siswa.

"Mereka diproyeksikan terjun ke lapangan mengukur tingkat awal sekolah atau mengambil baseline data pada pertengahan bulan September 2018 ini," ungkapnya.

Dan, tambah Budi, nanti peserta akan terjun kembali dua tahun lagi ke depan untuk mengukur tingkat perubahan sekolah setelah mendapatkan intervensi Program Pelita Pendidikan.

Tujuannya supaya bisa dilihat signifikan atau tidaknya perubahan dan perkembangan sekolah setelah adanya program ini dan menjadi pertanggungjawaban ke publik dan pemerintah.

 Kecelakaan Bus di Sukabumi, 21 Tewas dan 14 Luka-luka! Berikut Daftar Nama Korban

"Data awal ini akan menjadi pijakan dan pembanding kemajuan sekolah dari tahun ke tahun,” ujar Budi, yang juga menjadi koordinator kegiatan Monitoring dan Evaluation program Pelita Pendidikan ini.

Baseline data akan diambil di tujuh sekolah di Kutai Kartanegara dan tujuh sekolah di Balikpapan.

Total akan ada 14 sekolah ini akan menjadi sampel dari 48  SD/MI dan SMP/MTs yang baru terpilih menjadi mitra Pelita Pendidikan.   

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved