Kamis, 9 April 2026

Berita Video

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Dialog Hetifah Bersama Masyarakat Paser

anpa bisa dibendung, dialog antara masyarakat Kabupaten Paser dengan Hetifah pun berlangsung lebih aspiratif

tribunkaltim.co/sarassani
Anggota MPR RI Dr Ir Hetifah MPP dan Ketua DPRD Paser H Kaharuddin berfoto bersama peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pendopo Kabupaten, Senin (10/9/2018). 

 Laporan wartawan Tribun Kaltim Sarassani

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Saat menyampaikan materi kepada peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pendopo Kabupaten Paser, Senin (10/9/2018), Anggota MPR RI Dr Ir Hetifah MPP sempat mengulas tugasnya di Komisi X DPR RI dan sepak terjangnya selama di Komisi II, IV, V dan VI DPR RI.

Dalam sesi diskusi, Hetifah juga tidak membatasi peserta sosialisasi agar bertanya sesuai tema kegiatan, bahkan sesuai tugas Komisi X DPR RI yang menangani masalah pendidikan, olahraga kepemudaan, ekonomi kreatif, pariwisata dan kebudayaan.

Tanpa bisa dibendung, dialog antara masyarakat Kabupaten Paser dengan Hetifah pun berlangsung lebih aspiratif. Tak sedikit peserta sosialisasi mengungkapkan permasalahan yang terjadi di desanya, mulai dari infrastruktur, objek wisata, ekonomi, sosial dan budaya.

Karena menginginkan masyarakat Kabupaten Paser hidup sejahtera meminta, Ketua DPRD Kabupaten Paser H Kaharuddin meminta Hetifah memperjuangkan kemajuan infrastruktur, sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat secara tidak langsung. 

“Kabupaten Paser sekarang sangat menderita, ingin membangun tapi keterbatasan anggaran, semoga Ibu Hetifah bisa mmebantu mengangkat kita (Paser) dari ketidakberdayaan ini. Meski pun tidak lagi di Komisi IV atau di komisi lainnya, aspirasi ini bisa dikomunikasikan oleh Ibu Hetifah,” kata Kaharuddin.

Selain menyampaikan anjloknya harga beli buah sawit, sehingga perekonomian masyarakat terganggu. Kaharuddin juga menyampaikan bahwa Kabupaten Paser perlu gedung Islamic Centre, mengkomunikasikan upaya perbaikan akses jalan ke objek wisata dan infrastruktur objek wisata.

“Banyak objek wisata kita yang terlantar karena fasilitas pendukungnya tidak mendapat anggaran perbaikan. Akses jalannya pun juga perlu mendapat perhatian. Permasalahan harga beli buah sawit yang anjlok juga perlu dicarikan solusi, serta perlunya Paser memiliki gedung Islamic Centre,” kata Kaharuddin.

Harapan serupa disampaikan Sekretaris Camat Muara Samu Dhani. Menurutnya, Kecamatan Muara Samu memiliki dua objek wisata unggulan, tapi karena akses menuju Muara Samu yang sulit, sehingga perbaikan infrastruktur jalan perlu mendapatkan perhatian.

Terhadap aspirasi tersebut, Hetifah mengatakan bahwa semua pada akhirnya berkaitan dengan Empat Pilar MPR RI. “Ini sangat membanggakan, aspirasi mereka yang disuarakan itu adalah keluhan masyarakat, sehingga sudah menjadi kami untuk memperjuangkannya. Itu terkait NKRI, meski pun banyak keluhan, masyarakat Kabupaten Paser tetap bagian dari NKRI,” kata Hetifah.

Simak Videonya :

(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved