Selasa, 28 April 2026

Tahun Baru Islam

Semalam Lupa Baca Niat, Pagi Ini Belum Makan dan Minum, Bolehkah Puasa 9 Muharram?

Dua ibadah sunah ini menurut penjelasan para ulama, bulan muharram merupakan salah satu bulan yang paling mulia selain bulan ramadhan.

Editor: Amalia Husnul A
lasjan.wikia.com
Ilustrasi puasa Muharram 

Demikian dengan puasa Tasu’a

Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma berkata bahwa ketika Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam melakukan puasa hari ’Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya, pada saat itu ada yang berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى.

“”Ya Rasulullah! Sesungguhnya hari ini adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berkata,

فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ

“Apabila tahun depan -insya Allah- kita akan berpuasa dengan tanggal 9 (Muharam).”

Amalan Bulan Muharram, Doa Tahun Baru Islam yang Bisa Dibaca antara Maghrib dan Isya Petang Ini

Tradisi Unik di Berbagai Daerah di Indonesia saat Merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram

Sambut Tahun Baru Islam 1440 H, Islamic Center Samarinda Gelar Gebyar Muharram

Ibnu Abbas mengatakan,

فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّىَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-.

“Belum sempat tahun depan tersebut datang, ternyata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal.” (HR. Muslim no. 1134/2666)

Bagaimana Kalau Lupa Niat Pada Malam Hari?

Tentunya, sebelum melakukannya maka kita mengucapkan niat.

Berikut ini contoh lafadz niat puasa Tasu‘a.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Tasu‘a esok hari karena Allah SWT.”

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved