Bandara APT Pranoto Siap Didarati Pesawat Kepresidenan
“Dari paspampres ada, jam 2 ini kita rapat di Korem,” katanya ditanya soal proses strerilisasi bandara.
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Kepala Unit Pelaksana Teknis Bandara APT Pranoto, Samarinda, Wahyu Siswoyo memastikan Notice to Airmen (Notam) landasan pacu bandara seluas 2.250 meter sudah keluar dan siap.
Hal ini menjadi sinyalemen bandara yang ia kepalai siap didarari pesawat jet kepresidenan Boeing 737-800 berjenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2), yang membawa Presiden Jokowi mengunjungi berbagai acara di Kaltim, direncanakan Jumat (25/10/2018) nanti.
“Notam 2.250 meter kali 150 sudah, sehingga pesawat terbesar boing 737.800 bisa kita layani, “ kata Wahyu, usai menghadiri acara di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Selasa (23/10/2018).
Dijadwalkan, Presiden membuka Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim, Jumat (25/10/2018), membagian ribuan sertifikat tanah ke masyarakat, sekaligus meresmikan bandara APT Pranoto dan terbang meresmikan bandara lain di Pulau Maratua, Berau, yang terkenal sebagai bagian gugusan kepulauan wisata, Derawan
“Saat ini masih update info, masih tunggu rapat Setneg. Masih info awal tanggal 25. Jadi, itu saja, terkait info perubahan (kedatangan Jokowi), belum ada info terbaru,” katanya
Di hari yang sama, ia juga menghadiri rapat koordinasi soal kesiapan dan pengamanan di bandara yang juga direncanakan diresmikan Presiden ini.
Turut dibahas soal strelisasi bandara.
“Dari paspampres ada, jam 2 ini kita rapat di Korem,” katanya ditanya soal proses strerilisasi bandara.
Karena sudah bisa didarati pesawat jet sekelas pesawat kepresidenan, dirinya yakin hal ini bisa menjadi pengungkit ekonomi dan pariwisata baru Kaltim.
Sejauh ini, dia menyebut ada lima jalur potensial baru dari dan menuju Samarinda.
Di antaranya Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, Bali, dan Makassar.
Sebelumnya, per hari, bandara ini didarati 13-14 pesawat baling-baling jenis ATR ke Berau, Tanjung Selor, dan Melak.
Dia belum berani mengatakan target peningkatan kedatangan pesawat utamanya jenis jet setelah ini.
“Saya yakin teman-teman bisa asumsikan, kalau kebuka, hebat,” katanya
Senada, Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, Salman Lumoindong berharap, kedatangan Jokowi yang sekaligus meresmikan dua bandara ini, ikut mengangkat citra pariwisata Kaltim, karena sudah menyediakan kemudahan konektifitas udara.
Apalagi, semua pembiayaan bandara bersumber dari APBD Kaltim.
“Insyaa Allah, kita minta pak Jokowi mendarat juga ke Berau, supaya di Derawan wisata terekspos besar-besaran,” katanya seraya menambahkan semua persiapan dan perbaikan sudah siap. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/wahyu-siswoyo-kepala-bandara-apt-pranoto_20180727_173045.jpg)