Sabtu, 11 April 2026

Ini Wasiat Prabu Pathmanathan sebelum Digantung di Singapura, Minta Fotonya Disebar

Prabu Pathmanathan (31), warga Malaysia dieksekusi mati Pengadilan Singapura, dia ingin foto terakhir bisa disebarkan di medsos.

montase Tribunnews (Sumber Foto : Facebook/We Believe In Second Chances)
Prabu Pathmanathan menjalani eksekusi dengan cara digantung di Singapura. Warga Malaysia ini berwasiat agar foto dirinya disebabr di medsos dengan pesan-pesan mengharukan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SINGAPURA- - Prabu Pathmanathan (31), warga Malaysia dieksekusi mati Pengadilan Singapura. Di akbir hidupnya, Prabu ingin foto terakhir yang diambil bisa disebarkan.

Prabu Pathmanathan, ingin agar foto ini disebar ke media sosial, agar orang-orang bisa belajar dari apa yang dia alami.

Dilansir The Star, pada Jumat (26/10/2018), Prabu Pathmanathan dieksekusi mati oleh Negara Singapura.

Sebelum menjalani eksekusi, Prabu menyampaikan keinginannya yang terakhir.

Keinginan itu disampaikannya ke seorang teman, yang mengunjunginya bersama kakaknya, di hari di mana dia dieksekusi.

Dia ingin difoto, lalu fotonya disebarkan ke media sosial. Satu akun yang menyebarkan foto-foto Prabu adalah akun Facebook 'We Believe in Second Chances'.

Prabu Pathmanathan menjalani eksekusi dengan cara dipancung kepalanya di Singapura. Warga Malaysia ini berwasiat agar foto dirinya disebabr di medsos dengan pesan-pesan mengharukan.
Prabu Pathmanathan menjalani eksekusi dengan cara dipancung kepalanya di Singapura. Warga Malaysia ini berwasiat agar foto dirinya disebabr di medsos dengan pesan-pesan mengharukan. (montase Tribunnews (Sumber Foto : Facebook/We Believe In Second Chances))

Akun ini mengunggah 5 foto Prabu berbagai pose, beserta keinginan Prabu.

Berikut tulisan keterangan foto tersebut :

Prabu N Pathmanathan dieksekusi pagi ini. Ini adalah foto-foto terakhir Prabu yang diambil dari penjara.

Teman dia, orang terakhir yang mengunjungi Prabu di penjara, mengatakan Prabu ingin foto-foto ini dibagikan, agar masyarakat tahu cerita tentangnya.

Dia berharap ini bisa menyadarkan orang-orang, agar tidak pernah mencoba obat-obatan terlarang.

Dalam foto itu, Prabu, memakai sebuah kaus warna biru, tersenyum.

Kepalanya dibalut kain warna putih.

Dia tampak memegang buku religi Bhagavad Gita, dan sebuah buku mengenai Sai Satcharitra, sosok orang suci di India.

Setelah menjalani sesi foto ini, Prabu dihukum pancung.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved