Mancanegara

Anak Khashoggi Minta Jasad Ayahnya agar Dimakamkan Secara Layak

Pemerintah Saudi telah mengakui bahwa Khashoggi tewas saat mengunjungi konsulat di Istanbul pada 2 Oktober lalu

Anak Khashoggi Minta Jasad Ayahnya agar Dimakamkan Secara Layak
AFP / OZAN KOSE
Massa demonstran menuntut pembebasan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi yang dikabarkan hilang sejak memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul pada Selasa (2/10/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, WASHINGTON - Anak dan kerabat jurnalis Jamal Khashoggi, mengharap agar Pemerintah Arab Saudi dapat segera mengembalikan jenazah ayah mereka agar dapat dimakamkan secara layak.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN di Washington, yang disiarkan Minggu (4/11), dua putra Khashoggi, Salah dan Abdullah, ingin agar jenazah atau setidaknya sisa tubuh ayah mereka dapat dikembalikan.

"Saya harap apa pun yang terjadi tidak menyakitkan baginya atau berlangsung dengan cepat. Atau dia mendapatkan kematian yang damai," kata Abdullah Khashoggi.

Baca: Jonathan Bauman Dibajak Klub Lain, Mesin Gol Ini tak Lagi Gabung dengan Persib Bandung

Ditambahkan Salah, pihak keluarga hanya ingin dapat memakamkan mendiang secara layak. "Yang kami inginkan sekarang hanya agar dapat memakamkannya di Al Baqi di Madinah bersama dengan keluarga lainnya. Saya sudah berbicara dengan otoritas Saudi terkait hal ini dan saya harap ini bisa segera terlaksana," ujar Salah.

Pemerintah Saudi telah mengakui bahwa Khashoggi tewas saat mengunjungi konsulat di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Dia disebut telah terbunuh dalam perkelahian dengan sekelompok pria.

Baca: Ahmad Dhani Minta Jaksa agar Menunut Dirinya Lebih Ringan Dibanding Tuntutan kepada Ahok

Kepala jaksa Turki baru-baru ini bahkan mengatakan bahwa Khashoggi dicekik segera setelah memasuki gedung konsulat dan jenazahnya dimutilasi. Seorang penasihat presiden Turki bahkan mengisyaratkan bahwa sisa tubuh Khashoggi telah dihancurkan dengan zat asam.

Namun anak-anak Khashoggi mengaku khawatir bahwa informasi yang banyak beredar saat ini tentang kasus pembunuhan ayah mereka, sedang terdistorsi karena alasan politik.

"Saya melihat banyak orang yang muncul dan mencoba mengklaim peninggalannya dan yang sangat disesalkan, beberapa dari mereka menggunakan cara-cara politik yang tidak kami setujui," lanjut Salah. "Saya khawatir bahwa kasus ini sudah terlalu dipolitisasi," tambahnya kepada CNN.

"Jamal tidak pernah membangkang. Dia percaya kepada monarki sebagai sesuatu yang menjaga keutuhan negara," ujar Salah tentang mendiang ayahnya yang dituduh sebagai pengkhianat negara.

Baca: Pemulihan Pascabencana di Sulteng Diperkirakan Butuh Rp 18 Triliun, Ini 3 Sumber Anggarannya

Kedua putra Khashoggi mengaku mereka hanya dapat mengandalkan laporan media untuk mencoba memahami fakta tentang kematian ayah mereka.

"Kami mencoba memahami potongan-potongan berita untuk mendapatkan cerita seutuhnya. Dan ini membingungkan juga sulit."

"Ini bukan situasi yang biasa dan bukan kematian yang wajar," kata Abdullah. Salah mengatakan, saat bertemu dengan Raja Salman di Istana Kerajaan Saudi, raja menekankan bahwa semua pihak yang terlibat dalam kasus kematian Khashoggi akan diadili. "Saya ingin percaya akan hal itu," kata Salman. (*)

Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Anak-anak Khashoggi Ingin Pemerintah Saudi Kembalikan Jenazah Sang Ayah https://internasional.kompas.com/read/2018/11/05/13511551/anak-anak-khashoggi-ingin-pemerintah-saudi-kembalikan-jenazah-sang-ayah

Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved