Senin, 18 Mei 2026

Selama Operasi Zebra Mahakam 2018, Terdapat 1 Korban Tewas Akibat Kecelakaan

Operasi Zebra Mahakam 2018 telah memasuki hari ke delapan, terdapat ribuan pengendara yang terjaring operasi tersebut.

Tayang:
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Operasi Zebra Mahakam 2018 dilaksanakan Satlantas Polresta Samarinda, di jalan Gajah Mada, Rabu (31/10/2018). TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D 

Selama Operasi Zebra Mahakam 2018, Terdapat 1 Korban Tewas Akibat Kecelakaan

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Operasi Zebra Mahakam 2018 telah memasuki hari ke delapan, terdapat ribuan pengendara yang terjaring operasi tersebut.

Operasi penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilaksanakan sejak 30 Oktober - 12 November 2018 itu hampir mencapai target penindakan yang telah ditetapkan, yakni sebanyak 1.300 tilang.

Dari data Satlantas Polresta Samarinda, sejak hari pertama operasi hingga Senin (5/11/2018) kemarin, terdapat 815 tilang dan 296 teguran.

Dengan rata-rata pelanggaran terjadi, akibat tidak menggunakan helm berjumlah 229 pelanggar, berkendara dibawah umur sebanyak 153 pelanggar, dan melawan arus sebanyak 129 pelanggar.

Sedangkan kendaraan yang terlibat pelanggaran diantaranya, motor sebanyak 700 unit, mobil 64 unit, bus 2 unit, mobil barang 47 unit, dan kendaraan khusus 2 unit.

KNKT Beberkan Fakta Baru, Misteri Jatuhnya Lion Air JT610 Mulai Terungkap

 

"Hingga saat ini sudah hampir mendekati target ditentukan. Tahun lalu ada sekitar 1.600 pelanggaran yang dapat terjaring, tahun ini kita target pribadi bisa mencapai 2.000 pelanggaran," ucap Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Erick Budi S, Selasa (6/11/2018).

Kendati operasi tersebut bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan, terutama yang berakibat meninggalnya korban jiwa, namun pihaknya tidak pungkiri selama berjalan operasi, ada satu kasus kecelakaan yang korban meninggal dunia, di jalan PM Noor.

Bela Prabowo hingga HTI, Inilah Rekam Jejak Yusril Ihza Mahendra Melawan Jokowi

 

"Ia, ada satu kasus laka. Out control. Kita harap dengan operasi ini bisa menekan terjadinya kecelakaan," jelasnya.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan pihaknya, hampir semua titik jalan terjadi pelanggaran, termasuk terjadinya kecelakaan.

Hal itulah yang menyebabkan, pihaknya juga melibatkan seluruh jajaran Polsek setiap wilayah.

Di Pekan Ke-29 Liga 1 2018, Persib Bandung Jadi Tim Tandang Paling Perkasa

 

"Pelanggaran dan kecelakaan merata terjadi, dan Samarinda memang cukup tinggi angka pelanggarannya di Kaltim, karena disini ibu kota, penduduk juga banyak, pelanggaran juga banyak," ucap mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda itu.

Tidak hanya beroperasi di jam-jam padat kendaraan, namun pihaknya juga beroperasi hingga dini hari, terutama untuk menertibakan aksi balapan liar yang kerap terjadi pada malam hari hingga dini hari.

"Balapan liar masih sering terjadi, itu juga jadi target penindakan kami," tegasnya.

Mulai Bergulir 8 November 2018, Inilah Sederet Fakta Menarik Sepanjang Sejarah Piala AFF

Rita Tila Diisukan Dekat dengan Sule, Begini Reaksi Suami Pesinden Tenar Jawa Barat

Untuk diketahui, terdapat tujuh sasaran utama penindakan yang dilakukan oleh petugas, diantaranya tidak menggunakan helm standart, melawan arus, menggunakan HP saat berkendara, kecepatan berkendara, sabuk keselamatan, belum cukup umur saat berkendara, berkendara dibawah pengaruh alkohol, kelebihyan muatan dan kendaraan tidak sesuai peruntukan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved