Matahari Buatan Ciptaan China Memiliki Suhu Lebih Panas 6 Kali
China kini diketahui sedang mengembangkan sebuah matahari buatan. Pernyataan mengejutkan ini seperti rentetan rencana China untuk meluncurkan bulan.
"Ini akan memberikan solusi energi global kalau memang kita bisa menyimpan energi tersebut."
Lowongan Kerja di Bank November 2018 untuk Lulusan SMA Hingga S2, Simak Jurusan yang Dibutuhkan!
Cara China Bikin Matahari Buatan
Saat ini, berbagai pembangkit listrik tenaga nuklir di seluruh dunia menggunakan teknik fusi nuklir.
Atom uranium dibelah menjadi bagian yang lebih kecil dan menghasilkan energi dari pemecahan tersebut.
Sementara itu, reaksi fusi nuklir dilakukan dengan cara sebaliknya, yaitu dua atom atau lebih bergabung menjadi satu.
Cara untuk mencapai fusi nuklir di Bumi adalah menggunakan apa yang disebut tokamak, sebuah alat yang digunakan untuk mencontoh proses fusi nuklir yang terjadi secara alamiah di Matahari dan bintang untuk menghasilkan energi.
LINK LIVE STREAMING - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Partai Krusial di Penghujung Liga 1 2018
Reaktor EAST yang bisa menghasilkan energi 100 juta derajat Celcius tersebut tingginya 11 meter, dengan diameter 8 meter dan berat sekitar 360.000 kilogram.
Tim peneliti China mengatakan, mereka berhasil mencapai suhu 100 juta derajat tersebut dengan menggunakan berbagai teknik baru dalam pemanasan dan pengaturan plasma.
Sayangnya, mereka hanya bisa mempertahankan suhu tersebut selama 10 detik.
Penyerang Chelsea Olivier Giroud Akan Jadi Green Goblin di Film Spider-Man: Into the Spider-Verse
Sudah Rajin Sit-Up dan Plank, Kok Perut Masih Buncit Juga?
Menurut Institut Fisika Plasma China, apa yang mereka lakukan menunjukkan bukti bahwa pencapaian suhu 100 juta derajat Celcius adalah hal yang mungkin. (Kompas.com/Resa Eka Ayu Sartika)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "China Bikin "Matahari Buatan", Suhunya 6 Kali Sang Surya"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/matahari-bersinar.jpg)