SPBE Babulu Segera Diresmikan, Segini Nantinya Harga Elpiji 3 Kg di PPU?
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU) akan diresmikan pada 28 November mendatang.
Penulis: Samir | Editor: Januar Alamijaya
TRIBUNKALTIM.CO - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU) akan diresmikan pada 28 November mendatang.
Nantinya, bila sudah beroperasi baru akan melayani tabung 3 kg untuk Kabupaten PPU.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU, Ahmad Usman, Rabu (21/11/2018) menjelaskan, sesuai dengan hasil pertemuan dengan pemilik SPBE bahwa mereka akan mulai mengoperasikan 28 November mendatang.
Baca: Langka, Elpiji 3 Kg di PPU Dibanderol Rp 40 Ribu!
Ia menjelaskan, setelah beroperasi nanti maka untuk tahap awal baru akan melayani warga di empat kecamatan di PPU.
Alasannya, karena untuk suplai gas masih menggunakan transportasi melalui darat akses Balikpapan-Sepaku-Babulu.
"Karena waktu tempuh sekitar 12 jam, sehingga untuk sementara kapasitasnya hanya bisa penuhi kebutuhan PPU, sementara untuk Kabupaten Paser masih disuplai melalui Balikpapan, " katanya.
Mengenai harga, Usman menjelaskan untuk wilayah Penajam harganya hanya Rp 19 ribu, sementara Babulu Rp 18 ribu dan Sepaku Rp 19 ribu. "Untuk tiga kelurahan Gersik, Jenebora dan Pantai Lango capai Rp 22 ribu, " katanya.
Baca: Pertamina Kucurkan Rp 20 Triliun untuk Bangun Terminal BBM dan Elpiji
Usman berharap setelah SPBE tersebut beroperasi maka kebutuhan gas 3 kg di PPU bisa terpenuhi. Mengenai kelangkaan gas 3 kg, Usman mengatakan bahwa tak terjadi kelangkaan karena suplai dari Balikpapan tetap normal namun hanya distribusi yang berubah.
Karena selama ini warga bisa membeli melalui pengecer, namun saat ini pangkalan tak diperbolehkan lagi menjual kepada pengecer namun langsung ke masyarakat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/warga-antre-elpiji-3-kg_20180223_153854.jpg)