Koki Profesional Berbagi Ilmu dalam Archipelago Goes to School
Grup Archipelago International regional Balikpapan mengadakan kegiatan sharing knowledge dengan judul Archipelago Goes to School.
Penulis: tribunkaltim | Editor: Adhinata Kusuma
Koki Profesional Berbagi Ilmu dalam Archipelago Goes to School
Laporan wartawan TRIBUNKALTIM.CO, Christine
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Grup operator Archipelago International regional Balikpapan mengadakan kegiatan sharing knowledge dengan judul 'Archipelago Goes to School, Knowledge is Power,' bersama siswa dan siswi SMKN 4 Balikpapan pada Rabu (21/11/2018).
Empat hotel di bawah Archipelago International ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, mereka adalah Aston, Favehotel, Quest, dan Neo.
Bertempat di aula SMKN 4, kegiatan ini sukses mendulang antusiasme para peserta yang berasal dari siswa dan siswi bidang tata boga.
Baca: Hari Ikan Nasional, Balai Karantina Juga Turut Suarakan, Ayo Makan Ikan
Baca: Untuk Pasien Diabetes Persadia bakal Adakan Talkshow dan Konsultasi, Catat Tanggalnya
Baca: Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Ingin Rute di Bandara APT Pranoto Diperbanyak
Mendatangkan Executive Corporate chef dari Archipelago International, Denny Frederick, sebagai pengisi acara, kegiatan bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para pelajar mengenai profesi chef, atau koki di bidang perhotelan.
Manajer Favehotel, Judi Effendy, menegaskan kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab pihak Archipelago International kepada mereka yang terjun ke bidang perhotelan.
"Tanggung jawab kami sebagai insan perhotelan untuk 'talent-talent' atau kandidat kandidat pegawai atau orang yang berkecimpung di bidang perhotelan yang menggerakkan pariwisata, dan salah satunya adalah sekolah perhotelan," tukasnya.
Materi yang diberikan antara lain pengetahuan seperti apa cara kerja dalam sebuah hotel, apa yang bisa dikerjakan, lalu bagaimana tindakan jabatan, dari misalnya tukang masak pemula, hingga bisa menjadi profesional di bidang masing-masing.
Pemberi materi, chef Denny Frederick, mengatakan bahwa citra pelaku di bidang masak-memasak seringkali masih menerima pandangan sebelah mata dari khalayak.
"Padahal urusan makan adalah urusan semua orang," tuturnya.
"Dan tukang masak ini pada dasarnya adalah seniman, di mana piring kosong, diisi sesuatu, kita bermain di piring itu agar dia menarik," tambahnya.
Dirinya menyatakan memiliki keinginan agar pandangan mengenai profesi juru masak bisa berubah, sehingga dipandang sebagai profesi yang keren.
Baca: Baim Wong Menikah Hari Ini, Bagaimana Kabar 3 Pria Penyandang Raja Jomblo Sekarang ?
Baca: Gisella Anastasia Gugat Cerai Gading Marten, Seminggu Sebelumnya Masih Kompak Olahraga Bareng
Baca: AW Ganti Pengacara, Ini yang akan Diperjuangkan di Kasus RPU Balikpapan
Dia menegaskan bahwa profesinya selain memiliki nilai seni, juga merupakan profesi yang penting. Untuk itu, kegiatan ini juga dilakukan di wilayah - wilayah Indonesia yang lain, dan berhasil mendapat antusiasme yang sama.
Dia berharap apa yang dibagi oleh pihak Archipelago, bisa berguna untuk para peserta, menambah pengetahuan dan ilmu, serta di masa depan ada regenerasi yang bisa menggantikan para juru masak yang ada saat ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/archipelago-goes-to-school-di-smkn-4-balikpapan.jpg)