Senin, 20 April 2026

Ini Daftar 10 Suku Paling Terisolasi dan Berbahaya di Dunia, Punya Senjata Api hingga Dart Beracun

Sebagian ada yang sudah “puas” dengan kehidupan mereka saat ini, ada yang memang belum tahu sama sekali kehidupan-kehidupan di luar mereka.

Editor: Doan Pardede
procproto.cz
Pulau Sentinel Utara - Selain Suku di Pulau Sentinel, Ada 4 Suku Lain yang Berbahaya dan Terisolasi dari Dunia Luar 

7 Suku Surma atau Suri

Suku Surma atau Suri tinggal di Zona Bench Maji di Etiopia. Suku ini dianggap sebagai salah satu yang paling berbahaya bagi orang luar, lebih-lebih setelah mereka punya senjata api otomatis yang mereka dapatkan selama Perang Sipil Sudan.

Mereka juga sangat berbakat dalam pertempuran tongkat yang disebut sebagai sagine. Mereka menggunakan sagine sebagai ritus peralihan untuk pria muda dan untuk berebut perempuan.

Ketika para dokter Rusia mengunjungi suku ini pada 1980-an, mereka berpikir para dokter itu sebagai mayat hidup berjalan karena warna kulit mereka.

6 Suku Korubo atau Suku Dslala

Suku ini hidup di lembah Amazon Barat. Ada laporan yang menyebut tentang bentrokan keras antarsuku-suku di daerah terserbut.

Pemerintah Brasil mencoba menjalin hubungan dengan suku itu, tapi yang terjadi adalah tujuh utusan pemerintah tewas di tangah mereka.

Pemerintah Brasil juga menetapkan suku ini sebagai salah satu yang paling berbahaya sehingga dibuatlah reservasi untuk mereka dan tak ada seorang pun yang diizinkan masuk ke sana.

Tidak seperti kebanyakan suku pedalaman, Suku Korubo menganut sistem matriarkal.

5 Suku Mashco-Piro atau Cujareno

Suku ini tinggal di wilayah Madre de Dios, Peru. Selama percobaan kontak dengan mereka pada 2012 lalu, seorang penjelajah ditemukan tewas dengan panah bambu tertancap di jantungnya.

Pada 2015, pemerintah Peru mencoba menjalin kontak dengan mereka—dengan asumsi bahwa suku ini terlihat semakin terbuka terhadap masyarakat luar.

Suku Totobiegosode
humanosphere.org
 

4 Suku Totobiegosode

PBB memerintahkan pemerintah Paraguay untuk melindungi suku ini yang terancam oleh deforestasi pada 2011. Kontak pertama mereka dengan orang asing terjadi pada 1940-an ketika petani Mennonite secara paksa mengambil tanah.

Sebagian suku ada yang bergabung dengan modernitas, sementara yang lain meilih untuk melawan.

Deforestasi memaksa suku ini menjadi lebih nomaden.

Sumber: Grid.ID
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved