Hari Guru Nasional 2018, Ini 5 Kisah Menyedihkan Guru di Indonesia, Ada yang Tewas Dianiaya Siswa
Hari Guru Nasional 2018, Ini 5 Kisah Menyedihkan Guru di Indonesia, Ada yang Tewas Dianiaya Siswa
4. Samhudi, Guru di Sidoarjo
Kasus yang menimpa guru Samhudi juga menjadi perhatian di tingkat nasional.
Guru di SMP Raden Rahmat, Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur itu mencubit siswanya yang membolos salat dhuha.
Akibat tindakan tersebut, Samhudi justru dilaporkan ke polisi.
Menurut Ketua Majelis Hakim, Rini Sesuni dalam sidang putusan, Kamis (4/8/2016), terdakwa terbukti melanggar Pasal 80 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Ia divonis 3 bulan penjara dengan masa percobaan enam bulan.
5. Guru Ahmad Budi Cahyono Tewas Dianiaya Muridnya
Ahmad Budi Cahyono, guru honorer di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sampang, Madura, tewas setelah dianiaya muridnya.
Ahmad menegur seorang muridnya yang berinisial MH, karena membuat ribut di kelas.
Bukannya takut, murid laki-laki itu justru semakin menjadi dan mengganggu teman-temannya.
Hingga akhirnya, guru Budi mencoret pipi bocah itu menggunakan cat saat sedang mengajar mata pelajaran melukis.
MH justru tak terima dan langsung memukul gurunya.
Murid-murid dan guru lain langsung melerai mereka.
Selamat Hari Guru! 9 Artis Indonesia Ini Pernah Jadi Pendidik, Cinta Laura hingga Reza Rahardian
Kemudian, Budi dibawa ke ruang guru dan menjelaskan permasalahan yang sebenarnya kepada kepala sekolah.
Meskipun secara fisik Budi tidak mengalami luka serius, kepala sekolah mempersilakannya untuk pulang, agar beristirahat di rumah.