Satu Rumah Semipermanen Terbakar, Uang Rp10.300.00 Ikut Ludes
Uang Rp 10.300.000 ikut habis terbakar bersama tiga unit sepeda onthel dan pakaian.
Penulis: Samir |
Laporan wartawan Tribunkaltim. Co, Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Satu unit rumah semipermanen di RT 03 Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Minggu (25/11/2018) ludes terbakar sekitar pukul 15.00 Wita.
Uang Rp 10.300.000 ikut habis terbakar bersama tiga unit sepeda onthel dan pakaian.
Pantauan Tribunkaltim.co, untuk memadamkan api, petugas dari Dinas Pemadam dan Penanggulangan Kebakaran menurunkan dua unit mobil pemadam.
Hanya dalam tempo 30 menit, api bisa dikuasai, lalu dilakukan pendinginan.
Menurut pemilik rumah, Jasmani, kebakaran ini berawal di ruang tengah rumah miliknya.
Tiba-tiba keluar asap tebal di rumah yang tidak ditinggali tersebut. Setelah didekati, diketahui api berasal dari ruang tengah.
"Tadi asal api dari ruang tengah, terus menjalar dan sekarang sudah habis terbakar, " ujarnya.
Baca juga:
Enggan Tampil di Acara TV Semenjak Jabat Sekretaris Kabinet, Ini Alasan Pramono Anung
Dapat Undangan Reuni Alumni 212, Begini Respon Fadli Zon
Ikuti Jejak Sang Putra, Ayah Conor McGregor Bakal Bertarung di Ring Tinju
Anies Baswedan Segera Beri Nama Tiga Pulau Reklamasi Teluk Jakarta
Kubu Adrien Broner Terus Lancarkan Psywar kepada Manny Pacquaio
Ia menduga kebakaran ini terjadi karena korsleting listrik.
Ia mengatakan di ruang tengah ada colokan untuk kulkas serta ada stop kontak listrik yang tidak bisa berfungsi.
"Dugaan saya korsleting listrik. Karena kalau kompor kan tidak karena tidak ada kompor gas dan tak pernah lagi masak, " jelasnya.
Atas kebakaran ini, ia mengungkapkan selain rumah yang habis, juga uang Rp10.300.000 yang disimpan.
Bukan hanya itu, tiga unit sepeda onthel dan baju di tiga lemari juga habis.
Satu unit mobil miliknya juga nyaris terbakar namun ia cepat pindahkan setelah terjadi kebakaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam dan Pencegahan Kebakaran PPU, Yogiana, mengatakan untuk memadamkan api pihaknya menurunkan dua unit mobil pemadam.
Ia menjelaskan, rumah tersebut cepat habis karena semi permanen dan bahan terbuat dari kayu.
Yogiana juga mengatakan sebanyak 80 persen kebakaran rumah karena disebabkan korsleting listrik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/nenang.jpg)