Tak Mau Susahkan Anak Buah, Kepala Dinas Ini Serahkan Kendaraan Dinas

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sumarlan menyerahkan secara simbolis kunci kendaraan dinas kepada Plt Bupati Kukar Edi Damansya.

Tak Mau Susahkan Anak Buah, Kepala Dinas Ini Serahkan Kendaraan Dinas
TRIBUN KALTIM/RAHMAT TAUFIQ
KENDARAAN DINAS -Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Sumarlan menyerahkan 3 unit kendaraan dinasnya kepada Plt Bupati Kukar Edi Damansyah menjelang masa purna tugasnya. Penyerahan kendaraan ini dilakukannya saat Acara Apel Pelepasan Kepala Distanak Kukar yang dihadiri sejumlah Kepala OPD di Halaman Kantor Distanak Kukar, Senin (26/11). 

Tak Mau Susahkan Anak Buah, Kepala Dinas Ini Serahkan Kendaraan Dinas

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Sumarlan akan memasuki masa purna tugas, Sabtu (1/12) depan.

Pada apel pelepasan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Senin (26/11), Sumarlan menyerahkan secara simbolis kunci kendaraan dinas kepada Plt Bupati Kukar Edi Damansyah juga mengundang sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Kukar.

"Kendaraan dinas ini sudah mendukung aktivitas dan mobilitas saya ketika menjabat sebagai Kadis, aturan mengatakan aset barang milik negara itu harus sesuai dengan peruntukan, ketika saya tidak menjabat lagi namun saya masih menguasai kendaraan, itu sudah lepas dari peruntukan, kalau misalkan saya masih aktif, saya orang pertanian dimutasi ke dinas lain, lalu saya bawa ini (kendaraan dinas) juga lain peruntukan," kata Sumarlan.

Baca: KONI Kaltim Audensi dengan Gubernur Kaltim, Ini Hasilnya

Baca: Prediksi Klub - klub yang Bakal Lolos 16 Besar Liga Champions, Persaingan Ketat di Grup C

Baca: Instansi Ini Tambah Ratusan Peserta SKD Baru, Tegaskan Keputusan Panitia Tidak Bisa Diganggu Gugat

Ia mengaku bersyukur telah difasilitasi selama ini. Ketika tidak menjabat lagi ia mengembalikan semua yang dinikmatinya itu.

"Yang jelas saya tidak mau menyusahkan anak buah dalam memanajemen aset karena itu ditagih terus oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan jadi temuan Inspektorat," ujarnya.

Ia menegaskan tidak akan bawa aset apapun.

Sumarlan memahami temuan BPK dan Inspektorat terkait aset daerah yang belum dikembalikan membuat Kukar tidak mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ia mengembalikan semua aset dan fasilitas yang digunakan selama ini, berupa satu unit motor dan 2 unit mobil.

"Saya tinggal semua, saya tidak bawa apa-apa," tuturnya.

Soal tindakannya mengembalikan kendaraan dinas kepada pemerintah daerah ini bakal dicontoh atau tidak bagi para ASN lainnya, ia mengaku itu bukan tujuan utamanya.

Halaman
12
Penulis: tribunkaltim
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved