Kukar Sudah Swasembada Jagung, Produksi Hampir 8.000 Ton
Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Kaltim, Ibrahim mengatakan, produksi jagung di Kukar tahun ini hampir 8.000 ton. Kukar sudah swasembada jagung.
Penulis: Rahmad Taufik | Editor: Adhinata Kusuma
Kukar Sudah Swasembada Jagung, Produksi Hampir 8.000 Ton
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kaltim, Ibrahim mengatakan, produksi jagung di Kukar tahun ini hampir 8.000 ton.
Pada 2017 lalu, produksi jagung mencapai 13.000 ton dan 3.000 ton di 2016. Ia menyebut Kukar sudah swasembada jagung.
Sedangkan produksi jagung di Kaltim mencapai 56.000 ton di 2017 dan 22.000 di 2016 sehingga produksi jagung Kaltim mengalami kelebihan hampir 40.000 ton.
Baca: Cari Mantan Bendahara Setwan DPRD yang Buron, Kejari Balikpapan minta Bantuan Kejagung
Baca: Sidang Kasus RPU Balikpapan, Hakim Pertanyakan Undangan Dadakan TAPD dengan Banggar
Baca: Khabib Nurmangomedov Akui Dirinya ingin Berdamai dengan Conor McGregor
"Kawasan area tanam jagung terluas berada di Berau yang mencapai 10.000 ha, sedangkan di Kukar luasannya hampir 9.000 ha. Tahun ini kami menanam jagung di kaltim sebanyak 30.000 ha,ö kata Ibrahim dalam acara Gerakan Tanam Jagung Perdana di Kelurahan Loa Ipuh KM 12, Tenggarong, Selasa (27/11/2018).
Kendalanya saat ini, Kaltim kekurangan SDM di bidang pertanian. Dalam 10 tahun terakhir, kata Ibrahim, jumlah petani di Kaltim berkurang.
"Banyak petani yang sudah tua, tidak ada penggantinya. Karena saya juga mengajar di Unmul, dari 50 mahasiswa yang saya tanya siapa, nggak sampai 5 orang yang angkat tangan untuk jadi petani. Sebagian besar mereka menolak jadi petani karena kotor, becek dan pendapatannya tidak menentu," ujarnya.
Sementara itu Gubernur Kaltim Isran Noor mengemukakan, tanaman jagung punya potensi yang besar, asalkan petani mau menanamnya, apalagi pasarnya sudah tersedia menyampaikan apresiasi kepada PT Tanito Harum yang membantu buka lahan buat Kelompok Tani (Poktan) Saka Makmur untuk ditanami jagung.
Baca: Mencium Bau Jagung, Gajah Menerobos Masuk Hotel
Baca: Cabor Sepak Bola Porprov Kaltim 2018 Dimulai Hari Ini, Ini Lokasi untuk Seluruh Pertandingan
Baca: Gubernur Kaltim Isran Noor Ingin Sepak Bola Kaltim Berjaya di Liga Indonesia
"Mereka (Tanito) peduli dengan petani lewat program CSR. Itu sudah kewajiban perusahaan, kalau nggak tutup saja perusahaannya," tutur Isran seraya mengaku sampai sekarang masih menjadi penyuluh pertanian.
Ketua Poktan Saka Makmur, Lakir Prawoto mengatakan, kelompoknya memiliki luas lahan kering potensial sekitar 130 ha, namun lahan kering fungsionalnya hanya 80 ha. Sedangkan lahan sawah potensi punya 30 ha, cuma yang difungsikan 6 ha.
"Jadi saya melihat potensi lahan kering kami luar biasa, jagung kami yang akan ditanam di lahan 80 ha nantinya pasti akan melimpah, sedangkan potensinya ada 130 ha," katanya.
Pada kesempatan kemarin, Poktan Saka Makmur juga memperlihatkan zonder atau traktor roda empat bantuan dari pusat. Bahkan gubernur sempat menjajal untuk mengemudikan kendaraan pertanian itu. (top)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gubernur-naik-mobil-nbajak-lahan-jagung-rahmat-taufiqjpg.jpg)