Rabu, 20 Mei 2026

Berita Video

VIDEO - Ratusan Rumah di Bukit Raya Sepaku Terendam Banjir

"Sekarang sepeda motor tak bisa lewat lagi. Tapi ada pikap yang memaksa lewat terpaksa didorong karena mesin mati, " katanya.

Tayang:
Penulis: Samir |
HO/Kades Bukit Raya Sunoto
Enam RT di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sejak Sabtu (1/12/2018) sekitar pukul 02.30 Wita mulai diterjang banjir. 

Laporan wartawan Tribunkaltim. Co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Enam RT di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sejak Sabtu (1/12/2018) sekitar pukul 02.30 Wita mulai diterjang banjir.

RT yang terendam banjir masing-masing RT 1,2,6,7,8 dan 10 dan bahkan di RT 02 seluruh rumah yang dihuni 47 kepala keluarga terendam banjir.

Kepala Desa Bukit Raya, Sunoto, Sabtu (1/12/2018) menjelaskan, rata-rata ketinggian air sampai 75 cm.

Bahkan sejumlah rumah ketinggian air hampir satu meter.

Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu (1/12/2018): Sagitarius Ada yang Setia denganmu, Cancer Wujudkan Mimpi

Selain merendam rumah, banjir ini juga merendam akses jalan provinsi, dan ketinggian air mencapai 75 cm.

"Sekarang sepeda motor tak bisa lewat lagi. Tapi ada pikap yang memaksa lewat terpaksa didorong karena mesin mati, " katanya.

Ia mengatakan meski belum membuka posko pengungsian namun sejumlah KK sudah mulai mengungsi di rumah kerabat mereka yang lebih aman.

Maria Walanda Maramis Sosok Pahlawan Wanita Hiasi Google Doodle Hari Ini 1 Desember 2018

Ia menjelaskan, banjir ini terparah karena tahun lalu tak terjadi banjir . Sedangkan banjir pada 2016 tidak lebih parah dibanding tahun ini.

Ia menyatakan penyebab banjir ini karena air pasang kemudian hujan deras menyebabkan sungai meluap.

Selain itu, Sungai Sepaku juga terjadi pendangkalan terutama di muara sungai.

Jadwal Siaran Langsung Sepak Bola Sabtu hingga Senin, 1-3 Desember 2018

Sunoto mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU dan mereka akan segera menurunkan personel untuk membantu di lapangan.

"Tadi kami diingatkan agar anak-anak dijaga agar tak bermain di arus deras. Kami akan segera menyampaikan kepada masyarakat, " ujarnya.

Simak Videonya :

(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved