Kamis, 28 Mei 2026

Dipicu tak Dipinjami Motor, Pelaku Bakar Rumah, Ibu dan Anak Tewas Terbakar

Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat mengungkapkan sesuai BAP tersangka, sebelumnya terlibat cekcok, lantaran tak dipinjami sepeda motor.

Tayang:
Penulis: tribunkaltim | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Hasto Purnomo alias Ipong (47), pembakar kakak kandung dan keponakan di Balikpapan. 

Dipicu tak Dipinjami Motor, Pelaku Bakar Rumah, Ibu dan Anak Tewas Terbakar

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kebakaran dua rumah di Jl. Prapatan RT 5, Kelurahan Telaga Sari pada Senin (3/12) dini hari, menyisakan luka mendalam pada Sumarji (66).

Nyawa istri dan anaknya, Gotri Tatrawati (55) dan Sumarto Pujihartono (16), tak terselamatkan. Apalagi diketahui rumah itu sengaja dibakar oleh Hasto Purnomo (47) alias Ipong, yang tak lain adalah adik kandung istrinya.

Hasto sudah diamankan polisi dan diperiksa intensif petugas usai digelandang ke kantor. Saat ini ia mendekam di sel Rutan Polres Balikpapan.

Baca: Dua Jenazah Korban Kebakaran di Jalan Prapatan Balikpapan Masih di RSKD

Baca: Kebakaran di Prapatan Balikpapan, 2 Orang Meninggal Dunia

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat mengungkapkan kebakaran yang menghanguskan 2 rumah, kemudian merenggut dua nyawa itu terjadi lantaran ada unsur kesengajaan.

"Bensin disiram ke kamar. Kami masih dalami apa ada unsur perencanaan pelaku," kata Makhfud saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/11).

Lebih lanjut, saat ditanya motif, Makhfud mengatakan, sesuai dengan BAP tersangka, sebelumnya terlibat cekcok, lantaran tak dipinjami kendaraan oleh orang rumah.

Selain itu juga terjadi ribut karena persoalan warisan orang tua. Belakangan diketahui pelaku dan 2 korban yang meninggal memiliki hubungan darah.

"Menurut keterangan yang kami himpun, rumah itu peninggalan orang tua. Pelaku merasa ada upaya menguasai harta warisan orang tua, oleh korban yang merupakan kakak kandungannya," bebernya.

"Sebelumnya, pelaku coba pinjam sepeda motor, namun tak diberikan. Jadi salah satu pemicu juga," sambungnya.

Pelaku pembakaran di Jalan Prapatan dalam RT 05, Telaga Sari Balikpapan kota saat digiring polisi, Senin (3/12/2018) di Mapolres Balikpapan.
Pelaku pembakaran di Jalan Prapatan dalam RT 05, Telaga Sari Balikpapan kota saat digiring polisi, Senin (3/12/2018) di Mapolres Balikpapan. (TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI)

Saksi mata, Sumarji (66) yang tak lain kakak ipar tersangka, kepada petugas mengaku, kejadian pembakaran terjadi sekitar 03.00 Wita.

Saat itu ia sedang berada di kamar belakang, nonton bola. Tiba-tiba ia mendengar suara teriakan di ruang tengah. Seketika saja api menyambar dari kamar ke ruang tengah. Ia melihat Garini (keluarga Gotri), korban yang selamat terbakar.

Namun pandangannya teralihkan kepada sosok pria yang lari ke luar rumah. Ia mengejarnya sampai ke luar rumah, lalu menangkapnya. Ternyata yang ia bekuk adalah adik iparnya sendiri, Hasto.

"Sempat terjadi perkelahian. Lalu Hasto diamankan warga, kemudian diserahkan ke polisi," tuturnya.

Malang nasib Sumarji, kendati ia mampu menyelamatkan nyawa Garini, namun ia tak bisa menyelamatkan nyawa istri dan anaknya, lantaran saat hendak masuk ke rumah, api semakin membesar melahap rumah.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved