Rabu, 27 Mei 2026

Pemilu 2019

Gudang Logistik Pemilu 2019 di Kaltim Dijaga Aparat 24 Jam

kotak suara tadi dikhawatirkan rawan dengan kelembaban dan hewan pengerat. Karena itu, sesuai dengan instruksi KPU RI, dibutuhkan perlakuan dan gudang

Tayang:
Penulis: tribunkaltim | Editor: Martinus Wikan
indonesiakoran.com
Ilustrasi - Pemilu 2019 

Gudang Logistik Pemilu 2019 di Kaltim Dijaga Aparat 24 Jam

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kotak suara yang digunakan pada Pemilu 2019 mendatang berbeda dengan kotak yang digunakan pada pemilu sebelumnya.

Pada pemilu kali ini mendatang kotak suara terbuat dari bahan dasar kertas kardus dengan ukuran yang sama, dan diyakini memiliki kualitas yang serupa dengan kotak suara sebelumnya.

Namun, kotak suara tadi dikhawatirkan rawan dengan kelembaban dan hewan pengerat. Karena itu, sesuai dengan instruksi KPU RI, dibutuhkan perlakuan dan gudang penyimpanan khusus agar saat digunakan dalam kondisi prima.

Karena itu, KPU Kota Samarinda menempatkan logistik pemilu itu di gudang khusus yang berada di komplek pergudangan jalan IR Sutami, Samarinda.

Diutarakan Ketua Komisioner KPU Samarinda, Ramaon Dearnov Saragih, beberapa kriteria teknis yang harus dipenuhi sebagai lokasi penyimpanan di antaranya, bebas banjir, melihat kelembaban dan sirkulasi aliran udara yang lancar agar tak merusak kotak yang kini dalam kondisi terbungkus plastik.

"Hasil rapat di Bali, ga boleh ganggu bungkus kotak, sampai sekarang semua masih dalam plastik,", ujar Ramaon, Kamis (13/12/2018) di ruangannya di jalan Djuanda, Samarinda.

Setiap item pun, disusun rapi sesuai dengan jenisnya, beralaskan papan palet agar tak langsung bersentuhan dengan tanah.

Selain rutin mengecek saluran udara dan air, guna menjauhkan area dari hewan pengerat, serangga dan serangan jamur, petugasnya rutin melakukan upaya fumigasi ke beberapa titik di semua ruangan.

Termasuk, pemberian kapur barus."Rutin, beberapa botol kita semprotan cairan anti serangga," ujarnya.

Pengamanan lain, yang tak kalah penting yakni, penguncian semua pintu masuk selama 24 jam. Dan tidak mengizinkan sembarang orang masuk tanpa keperluan yang jelas.

"Gudang digembok 24 jam, dijaga aparat yang berjaga 24 jam sampai pemilu selesai," tutur Ramaon.

Adapun soal penyortiran dan pelipatan surat suara akan melibatkan masyarakat. Sementara pendistribusian bertahap dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga TPS diyakini bakal bekerjasama dengan petugas keamanan.

Per Kamis (13/12/2018) tercatat ada puluhan ribu unit logistik untuk pemilu 2019 yang tiba di gudang itu. Terdiri dari 10,088 bilik suara, 17 jenis Sampul dalam 326 boks, tinta berjumlah 5,028 unit, segel, 261,871 unit, dan kotak suara berjumlah 12,720 unit.

Mengenai kebutuhan logistik itu, jumlahnya menunggu kepastian penetapan daftar pemilih tetap dan daftar pemilihan tambahan nantinya, yang proses penetapannya merupakan kebijakan KPU RI.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved