Sebelum Dibuang ke Selokan, Korban Lakalantas di Samarinda Sempat Hendak Dibawa Pelaku ke RS
Sebelum mayat korban ditemukan di selokan Jalan Harmonika, Polisi lebih dahulu mendapatkan laporan terjadi kecelakaan di jalan Letjend Suprapto.
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Doan Pardede
Sebelum Dibuang ke Selokan, Korban Lakalantas di Samarinda Sempat Hendak Dibawa Pelaku ke RS
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepolisian masih terus mendalami kasus penemuan mayat di parit yang ada di depan kantor Departemen Agama (Depag) Kota Samarinda, Jumat (21/12/2018).
Mayat tersebut diduga merupakan korban lakalantas di Jalan Letjend Suprapto yang dibuang oleh pengemudi mobil pikap yang menabraknya.
Tidak hanya Satlantas, jajaran Satreskrim Polresta Samarinda juga turut melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
Hingga pukul 13.00 Wita, kepolisian belum juga berhasil menangkap sopir pikap yang menabrak korban di jalan Letjend Suprapto tersebut.
181 Warga Balikpapan Jalani Rehabilitasi Narkoba, 2 di Antaranya ASN
Tingkatkan Pendapatan GPK, Sejumlah Titik Parkir Liar di Balikpapan Akan Ditertibkan
Sementara ini, Unit Laka Satlantas telah meminta keterangan satu saksi atas kejadian tersebut, termasuk mengumpulkan sejumlah bukti lainnya, mulai dari rekaman video korban diangkat ke mobil pikap yang dikendarai pelaku, hingga kamera CCTV yang merekam aktivitas mobil pikap itu disekitar lokasi (jalan Harmonika) penemuan mayat korban.
"Sejumlah rekaman video kita dapatkan, di antaranya saat korban diangkat ke pikap, dan saat pikap itu tampak mondar mandir disekitar lokasi penemuan korban," ucap Kanit Laka Satlantas Polresta Samarinda, Ipda Heny Merdikawati, Jumat (21/12/2018).
Lanjut dia menjelaskan, sebelum ditemukannya mayat korban di selokan Jalan Harmonika, pihaknya lebih dahulu mendapatkan laporan tentang terjadinya kecelakaan di jalan Letjend Suprapto.
Saat itu, keluarga yang sudah mendengar korban mengalami kecelakaan melapor ke Polisi karena tidak kunjung mendapatkan informasi di mana korban dirawat.
"Kita dapat laporan ada kecelakaan dari keluarga korban, tapi keluarga korban saat itu belum tahu si korban ini dirawat dimana. Tidak lama kemudian kita dapati laporan penemuan mayat, dan kita minta keluarga korban mengecek, dan keluarga korban membenarkan itu anggota keluarganya yang alami kecelakaan," urainya.
Sejumlah luka didapati ditubuh korban, diantaranya pelipis kanan, telinga, pinggang, bahu kiri dan dengkul kanan.
Keburu Dibongkar BNNK, 1.095 Gram Sabu dan 250 Butir Ekstasi Gagal Beredar di Balikpapan
Polres Bontang Musnahkan Ratusan Botol Miras Berbagai Merek, Termasuk Juga Tuak
Lebih lanjut Ipda Heny menjelaskan, dari hasil penyelidikan pihaknya, korban ditabrak saat berada di luar truknya, saat itu korban diketahui usai mengisi bahan bakar truknya, tidak lama kemudian pikap dari arah simpangan Fly Over menabrak korban hingga tidak sadarkan diri.
"Dari informasi yang kami dapatkan, sopir pikap sempat mau kabur, tapi kembali lagi dan mengangkut korban ke pikapnya guna dibawa ke rumah sakit, namun ternyata mayat korban ditemukan di selokan," jelasnya.
"Kita masih lakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk penyebab kematiannya, kita masih tunggu hasil pemeriksaan rumah sakit, apakah memang akibat ditabrak atau ada penyebab lainnya. Satreskrim juga bergerak," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, warga sekitar jalan Harmonika menemukan sesosok mayat pria di selokan depan kantor Depag Samarinda, sekitar pukul 07.15 Wita, Jumat (21/12/2018) pagi tadi.
Belakangan diketahui mayat pria tersebut bernama Darmanto (25) warga jalan Anggur, yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk.
Darmanto merupakan korban lakalantas yang terjadi sekitar pukul 04.00 Wita di jalan Letjend Suprapto. (*)