Selasa, 14 April 2026

KM Cahaya Laut Tenggelam, 7 ABK Selamat, 4 Belum Ditemukan

Empat Anak Buah Kapal (ABK) KM Cahaya Laut hingga kini belum ditemukan. Mereka menghilang sejak musibah tenggelamnya KM Cahaya Laut

Editor: Syaiful Syafar
Istimewa/Dokumentasi Polres Bangka Selatan
Tim SAR saat mencari ABK KM Cahaya Laut yang tenggelam di Perairan Pulau Dapurr, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. 

KM Cahaya Laut Tenggelam, 7 ABK Selamat, 4 Belum Ditemukan

TRIBUNKALTIM.CO - Empat Anak Buah Kapal (ABK) KM Cahaya Laut hingga kini belum ditemukan. Mereka menghilang sejak musibah tenggelamnya KM Cahaya Laut di perairan Pulau Dapur, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan pada Jumat (21/12/2018) malam.

Sementara 7 orang ABK KM Cahaya Laut selamat.

Operasi pencarian korban pun kini telah mencapai batas akhir, Kamis (27/12/2018).

Berakhirnya operasi pencarian ABK KM Cahaya Laut tersebut disampaikan Kepala kantor pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang, Danang Priandoko di posko bersama pencarian korban KM Cahaya Laut, di pos TNI AL Toboali.

Pada kesempatan itu, Danang didampingi Kapolres Bangka Selatan AKBP Aris Sulistyono, Danpos TNI AL Lettu Samsudin, pihak KSOP dan KPLP Toboali Basel.

Dikatakan Danang, hari ini upaya pencarian genap memasuki sepekan.

Menurutnya, operasi dihentikan sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Operasi pencarian bisa dilanjutkan kembali jika ada tanda-tanda korban diketemukan baik dalam keadaan hidup maupun meninggal dunia.

Menurut Danang, hingga operasi berakhir empat ABK KM Cahaya Laut atas nama Wahyu, Aritonang, Fenry S, dan Sitorus belum diketahui nasibnya.

"Hingga memasuki hari ke tujuh, setelah kami lakukan pengamatan, rapat evaluasi, rencana operasi, pendelagasian tugas apel dapat kami simpulkan operasi Sar kami nyatakan di tutup. Berikutnya operasi sar dapat dioperasikan jika ada tanda-tanda korban diketemukan baik dalam keadaan hidup maupun meninggal dunia," ujar Danang.

Menurut Danang, informasi yang diterima pihaknya, empat ABK tersebut menyelamatkan diri menggunakan peralatan seadanya, di antaranya jeriken.

Selain itu, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap bangkai kapal. Namun pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda keberadaan ABK.

"Kemungkinan besar empat ABK tersebut selamat dan ditemukan oleh nelayan lain. Cuma mungkin mereka belum melaporkan saja. Kami juga sudah cek badan kapal dan kami pastikan tidak ada ABK di dalam kapal itu," ujar Danang.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono meninjau Posko Terpadu Pencarian Korban KM Cahaya Laut di Posmat Lanal Bangka Belitung di Ketapang Toboali Kabupaten Bangka Selatan Sabtu (22/12/2018).
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono meninjau Posko Terpadu Pencarian Korban KM Cahaya Laut di Posmat Lanal Bangka Belitung di Ketapang Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (22/12/2018). (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Saat ini, kapal penangkap cumi dari Jakarta tersebut, telah dievakuasi ke kawasan Pulau Kubu, Toboali, Bangka Selatan.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved