CPNS 2018

Diangkat Jadi Guru dan Tenaga Kesehatan CPNS 2018, Minimal 10 Tahun Mengabdi di Pedalaman Berau

Setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai PTT di salah satu dinas di Pemkab Berau, Amir senang saat mengetahui namanya lolos dalam seleksi Calon CPNS.

Diangkat Jadi Guru dan Tenaga Kesehatan CPNS 2018, Minimal 10 Tahun Mengabdi di Pedalaman Berau
Tribun Kaltim/GEAFRY NECOLSEN
Dalam seleksi CPNS tahun 2018 ini, Pemkab BerauĀ fokus pada bidang pendidikan dan kesehatan yang masih kekurangan sumber daya manusia, terutama di pedalaman. 

Rivai menambahkan, Pemkab Berau memang lebih mengutamakan formasi guru dan tenaga kesehatan untuk ditempatkan di pedalaman. 

2 Alasan Diet Mediterania Bakal Jadi Diet Terbaik 2019, Patut Dicoba!

 

Dari kuota 94 orang, 80 persennya untuk bidang pendidikan dan kesehatan, dengan rincian, bidang kesehatan dialokasikan 40 persen dari kuota CPNS, atau sekitar 38 orang.

Sementara 40 persen dialokasikan untuk bidang pendidikan untuk mengisi kekosongan di daerah terpencil.

Belajar dari pengalaman seleksi CPNS sebelumnya, setelah lulus dan ditempatkan di pedalaman, nyatanya banyak yang meninggalkan tempat tugasnya, karena merasa ta betah tinggal di pedalaman.

Namun kali ini, BKPP kata Rivai, akan memberikan tindakan tegas sesuai dengan aturan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN).

Karena itu, mereka yang nantinya lolos seleksi diminta mempersiapkan diri.

Akhir 2018, Lagu BTS Fake Love Cetak Rekor Baru, Geser Gangnam Style Milik Psy!

 

Mereka harus siap ditempatkan di mana saja.

Pihaknya juga akan mempertimbangkan, penempatan yang sesuai dengan daerah asalnya.

"Misalnya ada warga dari Kampung Long Ayap yang lulus CPNS, bisa saja di tempatkan di sana supaya lebih betah tinggal di kampung halamannya sendiri. Tapi tetap harus di pedalaman, karena di daerah-daerah itu kita memang kekurangan SDM," jelasnya.

Stuart Collin dan Angela Gilsha Unggah Foto yang Mirip di Tahun Baru, Ada Hubungan Asmara?

Menikah Selama 20 Tahun, Begini Potret Keharmonisan Rumah Tangga Anjasmara dan Dian Nitami

Rivai menambahkan, meski ditempatkan di pedalaman, mereka mendapat tunjangan maupun insentif yang kebih besar dari pegawai yang bertugas di perkotaan.

"Ada insentifnya buat mereka yang bertugas di daerah pedalaman dan tempat terpencil," tandasnya. (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved